Popular Post

Total Pengunjung

Libur Natal dan Tahun Baru, Okupansi Hotel di Medan Diprediksi Turun 30
Persen

Posted by On 01.57.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Tingkat keterisian (okupansi) hotel di Medan diprediksi turun drastis pada musim libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 ini. Penurunan bahkan diperkirakan mencapai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikan Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Denny S Wardhana kepada digtara.com, Minggu (22/12/2019).

“Tahun lalu masih bisa sampai 80 persen. Tapi sekarang ini saja, masih 50-an persen. Jadi prediksi kita ada penurunan sekitar 30 persen,”sebut Denny.

Denny mengatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan kondisi ini terjadi. Namun yang paling utama adalah karena tingginya harga tiket pesawat.

Selain mengurungkan rencana bepergian, mahalnya harga tiket pesawat juga mendorong wisatawan untuk memilih berlibur ke luar negeri, khususnya ke negara-negara tetangga.

Malah, saking turunnya okupansi, banyak kalangan hotel membuat paket menginap yang ditujukan bagi tamu dari Medan dan sekitarnya.
TAMU LAST MINUTE

Dalam suasana yang sama pada tahun lalu, jumlah tamu hotel antara yang berasal dari luar dengan dalam kota, relatif sama banyak. Dan umumnya mereka sudah memesan (reservasi) kamar jauh hari sebelumnya.

Mereka melakukan reservasi kamar karena sudah memesan tiket pesawat juga jauh hari sebelumnya, sebab lebih murah. Namun saat ini harga tiket pesawat sama saja, baik dipesan jauh hari maupun "last minute".

Karena itu pula dia meyakini penghuni hotel akan didominasi tamu dari dalam kota pada suasana peak season libur Natal dan Tahun Baru kali ini.

Namun, ancaman penurunan okupansi tersebut tidak membuat kalangan hotel "perang harga". Itu karena mayoritas dari mereka sudah memiliki segmen dan tamu reguler masing-masing.

Dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru biasanya kalangan perhotelan membuat paket menginap untuk lebih menarik tamu. Itu karena momen ini tergolong "peak season". Yakni masa ketika banyak orang bepergian dan biaya transportasi dan akomodasi biasanya berada pada titik paling tinggi.

PHRI Sumut memproyeksikan peak season libur Nataru kali ini akan berlangsung mulai 20 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020.

[AS]
Cek Pengamanan Nataru, Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi NTT

Posted by On 21.42.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Panglima TNI, Marsekal Hadi  Tjahjanto bersama Kapolri, Jenderal Polisi Idham Azis, berkunjung ke Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (22/12/2019).

Kunjungan dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan pengamanan hari raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Provinsi NTT

Panglima TNI dan Kapolri beserta rombongan tiba di lapangan Udara (Lanud) El Tari Penfui, Kupang, Nusa Tenggara Timur pada hari Minggu (22/12/2019) jam 11.45 WITA.

Mereka juga akan mengunjungi beberapa gereja di Kupang untuk melihat langsung kesiapan petugas TNI-Polri dan memberikan motivasi kepada mereka.

“Kunjungan Panglima TNI didampingi Kapolri ini untuk melihat kesiapan dan memberikan motivasi moril kepada prajurit. Khususnya yang bertugas mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 “ kata Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono.

[caption id="attachment_41359" align="aligncenter" width="700"]Cek Pengamanan Nataru, Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi NTT Kapolri dan Panglima TNI tiba di Bandara El Tari Kupang. Panglima TNI dan Kapolri berkunjung ke NTT untuk memastikan pengamanan Natal dan Tahun Baru di daerah itu berjalan baik (imanuel/digtara)[/caption]

Turut mendampingi kunjungan Kapolri adalah Staf Ahli Kapolri bidang Politik Irjen Pol Nico Afinta. Staf ahli bidang Sosial Budaya Irjen Pol M. Fadil Imran dan Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono. Ikut pula Koorspripim Kapolri, Brigjen Pol Ferdy Sambo.

Dari Lanud El Tari, Panglima TNI dan Kapolri melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat TNI dan Polri di lantai II Mapolda NTT.

Panglima TNI dan Kapolri mengunjungi gereja Kristen Protestan GMIT Koinonia di Kelurahan Kuanino Kota Kupang dan gereja Katolik Katedral Kristus Raja Kupang di Kelurahan Bonipoi Kecamatan Kota Lama Kota Kupang.

[AS]
Jelang Nataru, Pemko Medan Gelar 53 Titik Pasar Murah

Posted by On 02.02.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Pemerintah Kota Medan membuka 53 titik pasar murah yang disebar di 21 kecamatan yang ada di Medan. Pelaksanaan pasar murah ini dilakukan dalam rangka menyambut perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru).

Pembukaan pasar murah itu, dilakukan secara simbolik oleh Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. Berlangsung di Lapangan Segitiga Jalan Kemenyan Raya, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Selasa (10/12/2019).

Ratusan warga menyambut gembira pembukaan pasar murah tersebut. Sebab, keberaannya sangat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga sangat murah. Pasalnya, jelang hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru, harga bahan kebutuhan pokok cendrung merangkak naik.

Akhyar menyebutkan, pasar murah ini digelar dalam rangka membantu masyarakat, terutama umat Kristiani. Utamanya untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Terkhusus dalam rangka menyambut sekaligus merayakan Hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.
BARANG YANG DIJUAL

Tercatat, ada 8 jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga di pasaran. Seperti gula pasir dijual  dengan harga Rp.9.750/kg, sedangkan di pasaran Rp.13.000/kg. Kemudian, telur Rp.1.030/butir (pasaran Rp.1.100/butir), beras medium (IR-64) Rp.8.200/kg (pasaran Rp.11.000/kg). Lalu tepung terigu Rp.6.900/kg (pasaran Rp.8.500/kg), kacang kupas super Rp.25.700/kg (pasaran Rp.28.000/kg) dan blue band 200 gram Rp.6.700/sachet (pasaran Rp.7.809/sachet).

Selain itu minyak goreng Sania 1 liter dijual Rp.10.000/pcs (pasaran Rp.13.500/pcs) dan minyak Fortune 1 liter Rp.9.800/pcs (pasaran Rp.13.000/pcs). Kemudian minyak palmanco 900 mo Rp.9.800/pcs (pasaran Rp.12.500/pcs). Lalu minyak Madina 1 liter Rp.9.998/pcs (pasaran Rp.13.000/pcs),  sirup Kurnia Rp.16.488/botol (pasaran Rp.19.000/botol), pohon pinang super Rp.19.300/botol (pasaran Rp.19.500/botol). Sedangkan pohon pinang fresh juice Rp.14.800/botol (pasaran Rp.17.000/botol).

Pemko Medan Gelar 53 Titik Pasar Murah

 

Kemudian pohon pinang syirup lychee Rp.14.800/botol (pasaran Rp.17.000/botol) dan pohon pinang sirup melon Rp.14.800/botol (pasaran Rp.17.000/botol). Lalu sirup syukur raspberry Rp.14.300/botol (pasaran Rp.16.500/botol) dan sarang tawon super quality Rp.18.550/botol (pasaran Rp.20.000/botol). Sedangkan sarang tawon standard quality Rp.14.300/botol (pasaran Rp.16.000/botol) dan sarang tawon platinum Rp.12.634/botol (pasaran Rp.15.000/botol). Sementara sirup sarang tawon raspbery limonade Rp.14.809/botol (pasaran Rp.16.500/botol).

Sebelum membuka pasar murah, Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi lebih dulu menerima belah buluh dari tokoh masyarakat sebagai bentuk ungkapan apresiasi dan rasa terima kasih atas digelarnya pasar murah tersebut. Dalam sambutannya, Akhyar mengajak masyarakat untuk tidak membeli dalam jumlah yang besar, sebab stok bahan kebutuhan pokok di Kota Medan aman dan terjamin.

"Belanjakan sesuai dengan kebutuhan, tidak perlu membeli dalam jumlah besar untuk disimpan, sebab stok bahan kebutuhan pokok dipastikan aman. Selain mubazir, membeli dalam jumlah banyak dapat memicu terjadinya inflasi di Kota Medan. Yang pasti semua bahan kebutuhan pokok yang dijual di pasar murah sama dengan yang dijual di pasaran, terutama mutu dan kualitasnya," jelasnya.
JANGAN ADA SPEKULAN

Kemudian Akhyar mengingatkan, jangan ada oknum yang coba-coba bermain-main untuk mengambil keuntungan pribadi dari pasar murah. Untuk itu Akhyar menginstruksikan agar jajaran kecamatan dan kelurahan melakukan secara ketat."Jika ada yang ketahuan bermain, langsung ditindak tegas!" ujarnya.

Terakhir tegas Akhyar, mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan kebutuhan pokok yang disebabkan adanya penimbunan, Pemko Medan melalui tim terkait telah menurunkan untuk melakukan pemantauan di pasar-pasar. Di samping itu juga rutin melaksanakan operasi pasar sehingga harga bahan kebutuhan pokok tetap terjangkau, sehingga umat Kristiani di Kota Medan merasa tenang dan damai dalam menyambut dan merayakan Natal serta Tahun Baru 2019.

Pemko Medan Gelar 53 Titik Pasar Murah

Kadis Perdagangan Kota Medan, Damikrot, dalam laporannya menjelaskan, pasar murah dilaksanakan Pemko Medan melalui Dinas Perdagangan Kota Medan dalam rangka untuk mengantisipasi gejolak harga  yang cenderung naik menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2019, sekaligus mengendalikan laju inflasi di Kota Medan. Dikatakannya, pasar murah sebanyak 53 titik yang tersebar di 21 kecamatan di Kota Medan dan berlangsung selama 10 hari, mulai 10-20 Desember mendatang.

"Selain berada di kawasan yang warganya mayoritas keluarga pra sejahtera dan beragama  Kristen, keberadaan pasar murah juga jauh dari pasar tradisionil sehingga keberadaannya benar-benar sangat membantu masyarakat, terutama keluarga pra sejahtera sehingga mereka bisa merayakan Hari Natal dan Tahun Baru 2019 dengan tenang dan damai bersama keluarganya," jelas Damikrot.

[AS]
Tahun Ini, KAI Prediksi Volume Penumpang KA Bakal Naik 4 Persen

Posted by On 22.21.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019/2020, angkutan Kereta Api Indonesia (KAI) memprediksi akan ada kenaikan volume penumpang sebesar 4 persen.

Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. Ilud Siregar mengatakan untuk di Divre I sendiri kita memprediksi kenaikan volume penumpang kereta api sebesar 3 persen. KAI menetapkan masa Angkutan Nataru selama 18 hari, 19 Desember 2019 sampai 5 Januari 2020.

Selama masa Angkutan Nataru 2019/2020, KAI Divre I Sumut akan menjalankan 40 KA Reguler, terdiri dari 4 perjalanan KA Sri Bilah Utama relasi Medan-Rantau Prapat (PP), 2 perjalanan KA Sri Bilah Eksekutif relasi Medan-Rantau Prapat (PP), 2 perjalanan KA Sri Bilah Premium relasi Medan-Rantau Prapat (PP).

Kemudian 6 perjalanan KA Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai (PP), 2 perjalanan KA Siantar Ekspres relasi Medan-Siantar (PP) dan 24 perjalanan KA Sri Lelawangsa relasi Medan-Binjai (PP), 8 perjalanan KA Cut Meutia relasi Krueng Geukueh-Krueng Mane.

"KAI Divre I Sumut menyediakan 17.488 tempat duduk untuk KA jarak jauh dan KA lokal setiap harinya. Kita memprediksi akan ada kenaikan volume sebesar 3 persen di 2019 menjadi 290.427 penumpang dari 281.581 penumpang di 2018," terang Ilud.

Tiket KA Jarak Jauh Reguler pada masa Angkutan Nataru dapat dibeli mulai 19 November 2019 atau H-30 keberangkatan di seluruh kanal resmi penjualan tiket kereta api, seperti aplikasi KAI Access, situs kai.id, dan lainnya.

"Sementara untuk KA Lokal, tiket dapat dipesan mulai H-7 Keberangkatan melalui aplikasi KAI Access atau 3 jam sebelum keberangkatan di loket stasiun," imbau Ilud.

Diungkapkan Ilud, untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jasa kereta api, KAI Divre I Sumut menyiapkan 337 personel keamanan yang terdiri dari 92 personel Polsuska, 207 personel sekuriti, dan bantuan eksternal dari TNI-Polri sebanyak 38 personel.

"Personel keamanan akan melakukan pengamanan di atas KA, stasiun, maupun secara mobile melakukan patroli di jalur KA dan objek-objek penting lain, seperti dipo lokomotif dan kereta,"