Popular Post

Total Pengunjung

Seorang Nelayan Hilang di Laut Tenggara Maluku

Posted by On 18.16.00 with No comments

digtara.com | AMBON- Satu long boat nelayan dengan satu penumpang dengan rute Tual menuju Pulau Hoa Kabupaten Maluku Tenggara dilaporkan hilang sejak Kamis (12/12/2019) lalu.

Perahu long boat tersebut hilang bersama penumpangnya bernama Abu Rettob (55), saat memancing ikan di wilayah itu.

Regu penolong dari SAR Tual yang menerima laporan pada Minggu (15/12/2019) pagi langsung melakukan menuju lokasi, dengan titik koordinat awal berada pada 5° 39.793' S - 132° 32.276' E.

“Setelah menerima laporan kejadian kondisi membahayakan manusia, kami langsung mengerahkan tim SAR dari Tual dengan menggunakan 1 Unit KN. SAR 242 BHARATA.” kata kepala SAR Ambon, Muslimin.

Selain dari petugas SAR, upaya pencarian nelayan tersebut juga menggunakan unsur TNI- Polri, Bakamla, BPBD dan masyarakat setempat.

“Untuk mencari korban itu, kami juga dibantu oleh TNI, Kepolisian, BPBD, BAKAMLA, syahbandar Tual dan warga setempat. Pencarian gabungan menggunakan 1 Unit KN. SAR 242 BHARATA , 1 Unit KN. 364 Milik KPLP Tual, 1 Unit Speed Boat BPBD Kab. Malra dan 2 Unit Long Boat milik warga. “ tambah Muslimin.

Belum diketahui pasti penyebab hilangnya nelayan ini. Namun pada operasi pencarian di hari pertama ini, tinggu gelombang laut di perairan Maluku Tenggara hanya berkisar 0,5 meter.
Lagi, Polair Tangkap Nelayan Pelaku Bom Ikan

Posted by On 20.33.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Jajaran Direktorat Polair Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menangkap nelayan yang mencari ikan menggunakan bom.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu (7/12/2019) pagi sekitar pukul 07.40 wita. Saat itu Crew KP P Sukur 3007 melakukan penangkapan terhadap nelayan yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bom ikan di perairan Taudarang Desa Lewomada Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka Provinsi NTT pada koordinat 08°25'383"LS - 122°35'367"BT.

Direktur Polair Polda NTT, Kombes Pol Dwi Suseno yang dikonfirmasi dikantornya membenarkan hal tersebut, Disebutkan kalau pada Jumat (6/12/2019) siang sekitar pukul 11.00 Wita komandan kapal patroli polisi KP P Sukur 3007 mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sepanjang pesisir desa Lewomada sering terjadi penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak.

"Berbekal informasi dari masyarakat tentang maraknya penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak di pesisir perairan Desa Lewomada Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, dikarenakan di sekitar perairan Maumere Kabupaten Sikka cuaca buruk, pada pukul 15.30 Wita komandan kapal KP P Sukur 3007 beserta satu orang anggota dan bersama sama satu orang anggota dari Dinas KSDA Kabupaten Sikka dengan menggunakan dua unit sepeda motor berangkat menuju desa tersebut untuk menindak lanjuti informasi dari masyarakat," ujar Dir Polair Polda NTT.

Sabtu (7/12/2019) pagi pukul 07.25 Wita anggota KSDA Kabupaten Sikka melakukan pemantauan di pesisir pantai Taudarang Kabupaten Sikka dan melihat ada aktivitas seorang nelayan diatas sampan yang mencurigakan.

"Pada pukul 07.30 Wita, anggota KSDA Kabupateb Sikka melihat seorang nelayan dengan menggunakan sampan dalam posisi duduk melemparkan sesuatu ke dalam air," tambah Dir Polair Polda NTT.

Selanjutnya terdengar bunyi ledakan di sekitar sampan tersebut. Melihat kejadian tersebut, anggota KSDA Kabupaten Sikka dengan menggunakan HT menghubungi komandan kapal KP P Sukur 3007 terkait kejadian tersebut.

Beberapa saat kemudian, komandan kapal KP P Sukur 3007 berserta satu orang anggota dengan menggunakan perahu motor nelayan mendekat ke arah perairan Taudarang Desa Lewomada Kecamatan Talibura kabupaten Sikka. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan terhadap seorang nelayan yang menggunakan sampan yang berada di perairan Taudarang tersebut.

Teridentifikasi pelaku yang diamankan yakni Da'mal Rahmat (28) warga Desa Lewomada Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka.

Barang bukti yang diamankan yakni satu buah sampan berwarna putih biru, satu buah dayung, tiga ekor ikan hasil pengeboman, dua buah bom ikan siap pakai, satu buah masker selam.