Popular Post

Total Pengunjung

Peringati Hari Guru, Edy Sebut Sudah Naikkan Gaji Guru Honorer Sebesar
Rp.50 Ribu Perjam

Posted by On 03.27.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, menyebut Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menaikkan gaji guru honorer. Yakni sebesar Rp.50 ribu perjam, dari Rp.40 ribu menjadi Rp.90 ribu.

Ini menjadi bukti perhatian dan keseriusan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan guru di daerah ini. Karena, menurut Edy, guru merupakan pilar suatu bangsa, yang membentuk karakter bangsa.

Hal itu disampaikan Edy Rahmayadi saat mengadakan ziarah dan tabur bunga bersama para guru dan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut di Taman Makam Pahlawan Medan, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Senin (25/11/2019).

Ziarah dan tabur bunga ini dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2019.

“Kesejahteraan guru itu penting. Sekarang kita sudah menaikkan gaji honorer dari Rp40.000 menjadi Rp90.000. Jangan lihat kenaikan Rp50.000, ini terkait kesanggupan keuangan kita. Kenaikan Rp50.000 itu satu tahunnya kami butuh Rp250 miliar untuk membayar gaji-gaji honorer,” kata Edy Rahmayadi.

Menurut Edy seiring dengan semakin baiknya keuangan Pemprov Sumut maka akan semakin baik pula kesejahteraan guru. “Kita akan terus evaluasi ini. Sekarang kemampuan kita masih Rp50.000. Tetapi ketika keuangan kita semakin baik maka kesejahteraan guru juga akan membaik,” tegas Edy Rahmayadi.

[caption id="attachment_39065" align="aligncenter" width="700"]Peringati Hari Guru, Edy Sebut Sudah Naikkan Gaji Guru Honorer Sebesar Rp.50 Ribu Perjam Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, ziarah ke makan orangtuanya di TMP Medan (ist)[/caption]

Ada sekitar 200 orang guru dari berbagai sekolah yang hadir pada acara ziarah dan tabur bunga di Taman Makan Pahlawan tersebut. Bersama Edy Rahmyadi, para guru ziarah dan menabur bunga ke beberapa makam pahlawan. Makam yang tidak dilewatkan Edy Rahmayadi adalah makam ayahnya, Rachman Ishaq.



“Pahlawan-pahlawan inilah soko guru kita, jadi wajarlah kalau kita menghargai perjuangan mereka di hari guru. Sekarang giliran kita mengisi kemerdekaan ini, dan guru punya peran yang besar untuk mengisi kemerdekaan itu, mendidik anak-anak kita, membentuk karakter bangsa,” jelas Edy.

 
HAMPIR SELURUH PIMPINAN OPD LAHIR

Pada acara ini hampir seluruh Pimpinan OPD Pemprov Sumut hadir untuk memperingati hari guru seperti Kepala Dinas Pendidikan Arsyad Lubis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Hidayati, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aspan Sofian.

[caption id="attachment_39063" align="aligncenter" width="700"]Peringati Hari Guru, Edy Sebut Sudah Naikkan Gaji Guru Honorer Sebesar Rp.50 Ribu Perjam Gubernur Sumut, Edy Rahamayadi bersama pejabat OPD Pemprov Sumut dan para guru berfoto bersama usai ziarah dan tabur bunga dalam rangka Hari Guru 2019 di TMP Medan (ist)[/caption]

Sementara itu, Kadis Pendidikan Pemprov Sumut Arsyad Lubis mengatakan kehadiran hampir seluruh OPD lingkungan Pemprov Sumut pada acara ini sebagai bentuk penghargaan kepada para guru. “Hampir semua OPD di lingkungan Pemprov Sumut hadir pada acara ini, ini salah satu bentuk penghargaan kita kepada guru-guru yang ada di Sumatera Utara. Tanpa guru kita tidak akan berdiri di sini sekarang,” ujarnya.

[AS]
Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2019 di Taman Makan Pahlawan
Kalibata

Posted by On 18.01.00 with No comments

digtara.com | JAKARTA – Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan dan Ziarah Nasional 2019 yang digelar di Taman Makan Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (10/11/2019) pagi.

Terlihat pula Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut serta mendampingi Kepala Negara.

Upacara dimulai sekitar pukul 08:00 WIB. Sekira 3500 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

"Presiden RI sebagai irup dan Wakil Presiden RI sebagai cadangan irup. Mensos hadir sebagai tuan rumah, serta dihadiri ± 3500 orang," tulis dokumen pedoman Hari Pahlawan 2019 yang dikeluarkan Kementerian Sosial, Minggu (10/11/2019).

Sebelumnya pada Jumat 8 November, Presiden Jokowi telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh bangsa. Gelar tersebut diserahkan Jokowi kepada para ahli waris di Istana Negara.

"Mereka adalah para tokoh yang semasa hidupnya berjasa dalam perjuangan di berbagai bidang untuk mencapai, merebut, mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa," jelas Jokowi dalam unggahannya.

Ia memaparkan, para pahlawan itu adalah tokoh jurnalisme dan pendidikan dari Sumatera Barat, Ruhana Kudus; Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yii Ko) dari Sulawesi Tenggara, dan Profesor Dr M Sardjito MD MPH dari Yogyakarta.

Selain itu, lanjut Jokowi, ada tiga anggota BPUPKI/PPKI yakni Profesor KH Abdul Kahar Mudzakkir dari Yogyakarta; Dr (HC) AA Maramis dari Sulawesi Utara; dan KH Masjkur dari Jawa Timur.

"Selamat, dan terima kasih para pahlawan," ungkapnya.

[AS]