Popular Post

Total Pengunjung

Polisi Periksa 3 Peternak Babi Diduga Buang Bangkai Babi

Posted by On 20.18.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Polsek Sunggal periksa tiga orang peternak pasca ditangkapnya penarik becak yang kedapatan membuang dua bangkai babi di Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (17/11) dini hari.

Kapolsek Sunggal, Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, pemeriksaan terhadap ketiga peternak dilakukan sejak Selasa (19/11) pukul 14.00 WIB.

"Pemeriksaan ini terkait penangkapan pembuang bangkai babi di Desa Helvetia kemarin," kata Yasir di Mapolsek Sunggal.

Yasir menjelaskan ketiga peternak babi yang diperiksa masing-masing berinisial PSS (38) warga Jalan Helvetia By Pass Desa Helvetia, DS (47) warga Jalan Karya Ujung Desa Helvetia dan JVP (45) warga Jalan Karya V Desa Helvetia.

PSS memiliki kandang babi di samping rumahnya sebanyak 12 ekor, DS memiliki kandang di kawasan Jalan Pra Sejahtera I Dusun VI Desa Helvetia sebanyak 20 ekor, serta JVP memiliki kandang babi di belakang rumah sebanyak 5 ekor.

"Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengaku tidak mengenal pelaku," jelasnya.

Selain itu, PSS mengaku sampai saat ini ternak miliknya belum atau tidak pernah terkena hog cholera. Namun ia mengatakan ada babi milik tetangganya yang mati karena penyakit tersebut, namun dikubur di tanahnya sendiri di Dusun IV Desa Helvetia.

Sedangkan DS, lanjut Yasir, mengakui dua ekor babi miliknya mati karena hog cholera. Namun ia langsung mengubur bangkainya di tanahnya sendiri, persis di dekat kandang miliknya.

"Sementara JVP mengatakan ada babi milik tetangganya yang mati akibat penyakit hog cholera. Akan tetapi bangkainya juga tidak dibuang, melainkan dikubur di sekitar kandang babinya," tukas Yasir.

Sebelumnya polisi menangkap seorang warga bernama Senang Hati Bulolo (59) saat hendak membuang dua bangkai babi yang dimasukkan dalam goni ke sebuah parit di Desa Helvetia, Minggu (17/11) sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas yang melihatnya langsung mengamankan pria tersebut.
Polsek Sunggal Amankan Pelaku Pembuang Bangkai Babi di Medan

Posted by On 00.45.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Pihak kepolisian berhasil mengaman pelaku tersebut bernama Sinar Hati Bulolo (59) warga Jalan Turi Kelurahan Tanjung Mulia Kecamatan Medan Labuhan karena ingin membuang bangkai babi.

"Benar pelaku saat ini sudah diamankan ke Polsek Sunggal," kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Eko Hartanto.

Dia menyampaikan, pelaku ditangkap Tim Pegasus Polsek Sunggal saat akan membuang kedua bangkai itu ke aliran parit di Desa Helvetia.

"Penangkapan ini bermula dari penelusuran tim pegasus Polsek Sunggal atas temuan sebelumnya dua ekor bangkai babi di lokasi parit Dusun 2 Desa Helvetia Kecamatan Sunggal Deli Serdang.," ujarnya.

Selanjutnya Tim Pegasus melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap pelaku pembuang bangkai babi tersebut. Hasilnya, tim pun mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang pengemudi becak bermotor yang tengah membawa bangkai babi.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim lalu melakukan pengintaian dan melakukan penangkapan terhadap pelaku saat akan membuang bangkai babi tersebut. Dari pelaku diamankan dua karung goni berisi bangkai babi di dalam becak. Sehingga pelaku langsung diboyong ke Polsek Sunggal," ucapnya.

Saat diinterogasi, tambah Eko, pelaku mengaku jika dirinya disuruh oleh pemilik bangkai babi dari Simpang Jalan Karya 7/Jalan Kapten Sumarsono Desa Helvetia, Sunggal Deli Serdang.

"Namun pelaku mengatakan, jika dirinya tidak mengenal orang yang menyuruhnya. Untuk jasanya, pelaku mengaku mendapatkan upah Rp500 ribu," katanya.
Bangkai Babi Busuk Ditemukan di Pinggir Jalan Gedung Arca

Posted by On 21.34.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Sebuah fenomena ntah dari mana asalnya, setelah ratusan bangkai babi dibuang ke Sungai Bedera, kali ini bangkai babi dibuang oleh oknum tidak bertanggung jawab di pinggir Jalan Gedung Arca, Lingkungan I Kelurahan Pasar Merah, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, sekitar pukul 08.30 WIB. Kasi Trantib Kecamatan Medan Area, Ramlan, mengatakan, ada 3 karung berisi bangkai babi yang ditemukan.

"Bangkai babi pertama kali ditemukan oleh warga dan selanjutnya dilaporkan ke kepling," katanya, ketika dikonfirmasi, Kamis (14/11/2019).

Kata dia, diperkirakan bangkai babi yang disimpan pada 3 karung goni memiliki berat hingga 130 kg. Bangkai babi tersebut menghasilkan bau yang tidak sedap.

Selain itu, geger Warga Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara, yang bermukim di pinggiran/bataran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Wampu di Kecamatan Stabat dan Tanjung Pura, Rabu (13/11/2019) siang hingga malam geger karena beberapa ekor bangkai babi yang mengapung dipermukaan air sungai Wampu.

Bangkai babi itu terbawa arus sungai Wampu, dilihat warga mulai dari Kelurahan Bungai Kecamatan Wampu, kemudian terus hanyut mengikuti arus sungai hingga dilihat warga Kecamatan Stabat, dan terus menuju muara sungai Wampu di Desa Suka Maju Kecamatan Tanjung Pura.[mbc]