Popular Post

Total Pengunjung

Badai Siklon Tropis Kammuri Terjang Maluku, Ini Penjelasan BMKG

Posted by On 03.48.00 with No comments

digtara.com | AMBON - Gelombang air pasang melanda Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Senin 2 Desember 2019 malam kemarin.

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Oral Sem Wilar, menjelaskan, kejadian gelobang air pasang itu berkaitan dengan siklon tropis kammuri yang sedang terjadi di Filipina. Dimana siklon tropis tersebut telah menyebabkan storm surge.S

StormSurge adalah peristiwa kenaikan permukaan air laut yang terjadi karena ada siklon tropis, badai besar atau sering disebut topan. Siklon tropis atau badai besar menyebabkan angin yang kuat, sehingga mendorong anginnya ke daerah pesisir.

“Angin ini memaksa permukaan air laut ke daerah pesisir pantai menyebabkan banjir atau pasang air laut. Storm Surge sangat berbahaya bagi masyarakat yang mendiami daerah pesisir,” ujar Oral.

Untuk diketahu, akibat peristiwa alam di Desa Bara itu, mengakibatkan 11 rumah warga rusak. Terdiri dari 4 rumah rusak berat dan 7 rumah lainnya rusak ringan. Warga yang rumahnya rusak pun kini tinggal di pengungsian.

[AS]
Badai Siklon Tropis Terjang Maluku, Warga Panik dan Mengungsi

Posted by On 22.15.00 with No comments

digtara.com | AMBON - Badai Siklon Tropis Kammuri di sertai gelombang pasang hantam pemikiman warga di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, Maluku.

Peristiwa tersebut membuat warga di desa itu panik dan berlarian mengamankan diri ke daerah yang lebih tinggi.


Menurut salah satu keterangan warga Desa Bara, Ali, yang dihubungi via ponsel, Senin, malam, mengatakan, air laut merendam desa Bara itu setinggi lutut orang dewasa. Tidak sedkit rumah warga yang tergenang air.

“Alhamdulilah kejadian ini tidak sampai mengakibatkan korban jiwa, hanya saja sejumlah rumah warga ada yang rusak,” ujar Ali warga Desa Bara.

Sementara itu, informasi yang dihimpun pada Selasa (03/12/2019, pagi, menyebutkan, akibat peristiwa tersebut, sebagian warga desa Bara itu mengungsi guna menghidari adanya gelombang pasang susulan. Peristiwa itu menyebabkan 4 unit rumah warga rusak berat dan 7 rusak ringan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru, Zulkarnaen yang dihubungi Maluku juga membenarkan peristiwa alam yang terjadi di Desa Bara, Kecamatan Air Buaya itu. Saat ini pihaknya sedang mendata kerusakan di lapangan akibat terjangan badai tersebut.