Popular Post

Total Pengunjung

Polisi Ciduk Nelayan Bawa Sabu-sabu

Posted by On 21.52.00 with No comments

digtara.com | TANJUNGBALAI - Polres Tanjungbalai berhasil mengungkap Kasus Narkoba dan menangkap terhadap 1 (satu) orang laki-laki karena di duga telah melakukan tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis sabu.

Tersangka RM alias Amat, (27) seorang nelayan warga kel.Pasar Baru kec.Sei Tualang Raso kota Tanjungbalai di ditangkap di Jln. SMP 11 Gg. Brendol kel. Sei merbau kec. Teluk Nibung kota Tanjungbalai.

Dari tangan tersanka disita 1 (satu) bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,19 (nol koma satu sembilan) gram. Uang tunai sebesar Rp40.000,-

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH mengatakan berdasarkan informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yg mengatakan bahwa di daerah Jln.SMP 11 Gg.Brendol kel.Sei Merbau kec.Teluk Nibung kota tanjung balai sering terjadi transaksi narkoba.

"Atas informasi tersebut Unit Opsnal Sat Res Narkoba melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personil langsung mendatangi TKP dan melihat 1 (satu) orang sedang berdiri didalam gang dan diduga membawa narkotika jenis sabu," tegasnya.

Dia menegaskan melihat TSK tersebut petugas langsung melakukan penangkapan dan melihat TSK menjatuhkan barang bukti yang diduga sabu dari tangan sebelah kanannya.

Selanjutnya petugas menginterogasi TSK dan TSK menerangkan bahwa narkotika jenis sabu tersebut adalah benar miliknya.

Selanjutnya barang bukti dan TSK di bawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut.
IPW Prediksi 4 Nama Jenderal Yang Bakal Jadi Kepala Bareskrim Polri

Posted by On 01.01.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Indonesia Police Watch (IPW) memprediksi empat nama Jenderal Polisi aktif yang berpotensi menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Pasalnya posisi yang sangat bergengsi itu, masih kosong sejak ditinggal Jenderal Pol Idham Aziz, yang diangkat sebagai Kapolri.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, menyebutkan, keempat nama tersebut adalah Kadiv Propam Irjen Sigit; Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Edi; Deputi Operasi Polri, Irjen Sormin, dan Kapolda Sumut, Irjen Agus Andrianto.

“Keempat jenderal itu merupakan figur-figur yang memiliki prestasi masing-masing di tempat tugasnya. Namun, IPW tetap tak ingin mendahului keputusan prerogatif dari Kapolri mengenai penunjukan tersebut,”sebut Neta seperti dilansir okezone, Rabu (6/11/2019).

Dalam memilih Kabareskrim yang baru, lanjut Neta, IPW berharap Kapolri melihat beberapa aspek. Setidaknya, ada empat aspek yang perlu diperhatikan dalam memilih Kabareskrim yang baru. Pertama, aspek senioritas. Kedua, mencermati dinamika internal.

"Ketiga, figur calon mempunyai pengalaman yang mumpuni di bidang reserse. Keempat, faktor kedekatan dengan ulama," ujar Neta.

Menurut Neta, faktor kedekatan dengan ulama menjadi penting. Sebab, ulama masih dipandang sebagai panutan oleh masyarakat di negeri ini. Situasi ini tentunya bisa bersinergi dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.

[AS]