Popular Post

Total Pengunjung

Festival Danau Toba 2019 Digelar 9-12 Desember

Posted by On 08.13.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Festival Danau Toba (FDT) akan kembali dilaksanakan di tahun 2019 ini. Tahun ini FDT akan digelar 9-12 Desember 2019 di Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, Ria Novida Telaumbanua mengatakan, banyak kegiatan berbeda yang akan dilaksanakan di FDT 2019.

Dengan mengusung tema “Inspiring Toba”, Ria mengatakan bahwa FDT 2019 akan banyak melibatkan masyarakat lokal. Kegiatan pra FDT terdiri dari Lomba Solubolon, penanaman pohon, kegiatan sosial berupa pembersihan Danau Toba, diskusi kelompok terarah Geopark, lomba lari 10 K.

“Sedangkan kegiatan inti FDT terdiri dari penampilan tari kolosal, hiburan rakyat lokal dan nasional, beragam lomba, fashion show busana etnis, demo kuliner dan lainnya,”sebut Ria, saat melaporkan kemajuan persiapan FDT kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Selasa (19/11/2019).

 
PERKUAT PUBLIKASI

Ada beberapa pesan dan arahan yang disampaikan Wagub terkait persiapan jelang FDT. Salah satunya yang dianggap paling urgen adalah publikasi. “Event-event seperti ini harus kita manfaatkan untuk menarik wisatawan. Walaupun banyak yang beda dari sebelumnya, jika tidak gencar dan menarik publikasinya, orang tidak tahu,” katanya.

Untuk itu, Wagub menyarankan publikasi menjadi perhatian utama. Sambil menyelam minum air, FDT juga diharapkan bisa menjadi ajang promosi pariwisata Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas. Produk-produk unggulan Sumut diharapkan bisa dipamerkan di ajang FDT. Misalnya, kopi, andaliman, dan teh.

“Selain itu, kita tidak boleh sepele hal-hal yang kita anggap kecil seperti petunjuk arah, detail kegiatan-kegiatan, parkir, dan sebagainya harus dipastikan. Hal-hal kecil seperti itu bisa mengganggu kenyamanan pengunjung kalau tidak diatur dengan benar. Penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, harus menjadi bahan evaluasi,” pesannya.

Menanggapi saran dan arahan dari Wagub, Ria Novida Telaumbanua menyampaikan bahwa upaya publikasi akan terus dimaksimalkan. Beberapa langkah yang telah diambil adalah berkoordinasi dengan Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Sumut, kementerian di pusat, Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba, pihak hotel, media dan lainnya.

“Kita sadar tentu membutuhkan stakeholder lainnya untuk membantu publikasi, kita sudah koordinasi dengan banyak pihak dan akan terus kita gencarkan,”tandasnya..

[AS]
Kementerian Perhubungan Luncurkan Kapal Ro-ro II di Danau Toba

Posted by On 19.04.00 with No comments

digtara.com | SAMOSIR – Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan secara resmi mengoperasikan kapal Ro-ro II. Kapal ini akan melayani penyebrangan periaran di Kawasan Danau Toba.

Operasional perdana kapal berkapasitas mesin 300 GT itu, telah dilakukan pada Sabtu 10 Nopember 2019 kemarin. Bertempat di Pantai Pasir Putih, Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara

Dirjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan, Irjen Pol Budi Setiady, mengatakan, kapal ini berpenumpang 180 orang dan 21 unit kendaraan. Kapal tersebut nantinya akan melayani rute Ajibata Toba Samosir-Ambarita Samosir setelah diresmikan pada bulan Desember 2019.

"Sejak dua tahun terakhir banyak melakukan upaya peningkatan pembangunan infrastruktur dan perbaikan kapasitas pelayanan di kawasan Danau Toba. Terutama pasca terjadinya peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun tahun 2018,"sebutnya.

Pada tahun 2020, Kemenhub mengalokasikan anggaran sebesar Rp700 miliar untuk membangun pelabuhan, Kapal Ro-ro III. Kapal tersebut berkapasitas 200 GT. "Selain itu Kemenhub juga akan mengoperasikan dua unit kapal wisata dan penyeberangan jenis Katamaran,"tandasnya.

[AS]