Popular Post

Total Pengunjung

Diduga Mabuk Berat, Pengemudi Mobil Avanza Terjun Bebas

Posted by On 21.01.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Kecelakaan lalu lintas karena kelalaian dan sikap kurang hati-hati pengendara terjadi lagi di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebuah mobil terjun bebas pada Rabu (11/12/2019) pagi sekitar pukul 05.30 Wita di Jalan Piet Tallo, Kelurahan Oesapa Selatan Kecamatan kelapa Lima Kota Kupang Kecelakaan melibatkan mobil jenis avansa warna putih nomor polisi DH 1745 DD dikendarai Erick Martinus, warga Kota Kupang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mobil yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah. Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan kalau kasus kecelakaan lalu lintas ini berawal dari mobil avanza yang dikendarai Erick Marthinus seorang diri bergerak dari arah jembatan Liliba.

Mobil melaju dengan tujuan ke arah Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang dengan kecepatan tinggi.

Diduga pengendara dalam keadaan mabuk dan masih mengantuk. Setibanya di tempat kejadian perkara persis di depan kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, pengendara mobil hilang kendali dan mobil pun keluar jalur.

Mobil terbang bebas ke luar jalan dan mobil pun terperosok. Setelah kejadian tersebut, pengendara kendaraan melarikan diri meninggalkan kendaraannya.

Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH yang dikonfirmasi dikantornya, Rabu (11/12/2019) mengakui kalau penyidik unit Laka Sat Lantas Polres Kupang Kota langsung ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Kita evakuasi kendaraan yang terlibat dan kita amankan di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota," tandas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai Polda NTT.

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah pihak sebagai saksi kasus ini.
Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertabrak Truk

Posted by On 21.11.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Seprianus Bukifan (29), warga RT 01/RW 01 Desa Tuapukan Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal di tempat kejadian perkara setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak dump truk.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi sekitar pukul 01.30 wita diatas jalan Jurusan Bolok menuju Kuanheum depan cabang masuk pelabuhan Bolok Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Kecelakaan lalu lintas terjadi antara mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ dengan sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ dikendarai Paulus Asa (36) warga Desa Hailulik Kabupaten Belu. Ikut menumpang dalam mobil dump truk Magdalena Teu (33), ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Derok Feturene Kecamatan Tasifeto Kabupaten Belu.

Sementara sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR dikendarai korban seorang diri. Kecelakaan maut ini bermula dari mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ yang dikemudikan Paulinus Asa dengan memuat bahan material aspal bergerak dari arah Desa Kuanheum Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Mobil dump truk tersebut hendak menuju Kota Kupang. Saat tiba dari arah Pelabuhan Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, muncul sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR yang dikendarai Seprianus Bukifan tanpa menyalakan lampu depan.

Sepeda motor secara tiba-tiba masuk kejalur utama hendak belok kanan menuju Desa Kuanheum Kecamatan Kupang Barat. Karena jarak sudah dekat maka tabrakan tidak terhindarkan dan terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Akibat dari kejadian tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia saat dlm perjalanan menuju rumah sakit," ujar Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Ahmad Wiratna Kesumaningrat, SIK dikantornya, Selasa (3/12/2019).

Polisi dari unit Laka Sat Lantas Polres Kupang langsung ke lokasi kejadian mengamankan barang bukti mobil dump truk dan sepeda motor serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Pengendara dan penumpang dump truk sudah kita periksa dan jenasah korban diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan visum," tandas mantan Kasat Lantas Flores Timur ini.
Lagi Boncengan Tiga Naik Motor Ditabrak Mobil, Satu Orang Tewas Terkapar

Posted by On 23.17.00 with No comments

digtara.com | AMBON- Sebuah kecelakaan menyebabkan La Nadi alias Landi, salah satu penumpang sepeda motor tewas di lokasi kejadian di jalan raya Kaitetu dusun Kebun Kelapa, Kecamatan Leihitu Maluku Tengah.

Informasi yang diperoleh digtara.com Senin (02/12/2019) siang menyebutkan kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu sore kemarin.

Kecelakaan itu terjadi akibat tabrakan antara sepeda motor berpenumpang tiga orang dengan salah satu mobil angkutan trayek Desa Seith-Kota Ambon.

Menurut pengemudi mobil angkutan Musa Hatuina (21), saat sedang mengemudi di lokasi kejadian, tiba tiba melintas motor yang dikemudikan Adin Wali (28) dari arah belakang dan langsung menabrak mobil.

“Di tikungan itu, tiba- tiba muncul sepeda motor roda dua dari arah belakang mobil saya, mereka melaju dengan kecepatan tinggi langsung bertabrakan dengan mobil saya,“ ungkapnya

Saat kejadian tersebut, terdengan bunyi keras dan membuat warta sekitar kaget. Tabrakan tersebut mengakibatkan satu orang tewas penupang sepeda motor tewas di lokasi. Sementara dua penumpang motor dan pengemudi juga lami luka luka.

“Satu orang meninggal di lokasi, dua penumpang motor dan saya juga alami luka robek pada bagian pipi kanan,“ kata Musa Hatuina

Aparat dari Mapolsek Leihitu yang turun ke TKP dan langsung mengamankan dua kendaraan yang bertabrakan itu.

Sementara korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Tibang, Negeri Hitumessing, Kecamatan Leihitu. Dua korban luka kini masih dirawat di Puskesmas Hila.
Mabuk Saat Berkendaraan, Pengendara Honda CBR Dilarikan ke RS

Posted by On 20.45.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Tingkah warga yang mengkonsumsi minuman keras dan sedang mabuk saat berkendaraan masih dominan terjadi di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kecelakaan lalu lintas karena pengemudi dan pengendara kendaraan mabuk kembali terjadi pada Minggu (1/12/2019) malam sekitar pukul 24.00 wita.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang tepat nya di dekat gudang Bulog NTT. Di lokasi tersebut terjadi tabrakan antara mobil pick up dengan sepeda motor.

Mobil pick up nomor polisi DH 8803 AG dikendarai Edi Purnomo (21), warga Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Ikut menumpang di mobil pick up, Doni Eko Cahyono (33) dan Agus Susilo (32).

Sementara sepeda motor honda CBR nomor polisi DH 6861 KG belum teridentifikasi pengendara nya karena masih mabuk hingga Senin (2/12/2019). Pria ini mengalami luka robek di kepala dan luka robek di kaki sebelah kanan.

Ia membonceng rekannya, Randy Sabaneno (22), warga Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak Kota Kupang. Randy Sabaneno mengalami luka robek di pelipis kanan dan bengkak di dahi. Ia pun tidak sadarkan diri.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH yang dikonfirmasi di kantornya, Senin (2/12/2019) menguraikan kalau kecelakaan lalu lintas berawal saat mobil pick up nomor polisi DH 8803 AG bergerak dari arah Kota Kupang hendak menuju kearah Desa Bolok kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Sedangkan sepeda motor honda CBR bergerak dari arah berlawanan yakni dari Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang menuju ke arah Kota Kupang.

"Saat tiba di lokasi kejadian dekat gudang Bulog, karena pengendara sepeda motor melaju kencang serta dalam keadaan dipengaruhi minuman keras dan jalannya bertikungan sehingga masuk ke jalur mobil dan terjadi kecelakaan tersebut," ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka- luka dan dirawat di rumah sakit umum Prof Dr WZ Yohanes Kupang.

"Sepeda motor pun mengalami kerusakan dan sudah diamankan di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota," tandasnya.

Ia menghimbau agar masyarakat Kota Kupang menghindari konsumsi minuman keras saat berkendaraan. "Hindari minum minuman keras dan taatlah berlalu lintas," tandasnya.
Tabrakan di Kampus Undana, Seorang Mahasiswa Sekarat Ditabrak Pemabuk

Posted by On 20.39.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Nugraha Hermanus (21), mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang sekarat dan mengalami luka-luka. Warga RT 018/RW 06 Kelurahan Oebobo, Kecamatan Oebobo Kota Kupang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Ia mengalami luka robek di mata kanan, pipi bengkak, gigi depan terdorong kedalam dan bengkak pada mulut serta tidak sadarkan diri. Ia mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Komplek kampus Undana Kupang, Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang tepat nya di dekat Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang.

Sepeda motor honda supra X 125 nomor polisi DH 2995 HZ yang dikendarai seorang diri bertabrakan dengan sepeda motor yamaha mio soul nomor polisi DH 4432 KG. Sepeda motor yamaha mio soul nomor polisi DH 4432 KG dikendarai Welem Lakapu (40) warga Keluraha Lasiana. Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Welem Lakapu pun mengalami luka robek di kelingking tangan kiri dan luka lecet pada lutut kaki kanan. Welem Lakapu sesuai keterangan dari Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH yang dikonfirmasi di kantornya, Senin (2/12/2019) mengakui sedang dalam keadaan mabuk karena konsumsi minuman keras sebelum mengendarai kendaraannya.
Kasus ini berawal saat sepeda motor yamaha mio soul nomor polisi FH 4432 KG bergerak dari arah Fakultas Hukum Undana hendak keluar menuju pintu gerbang kampus Undana Kupang.

Sepeda motor tersebut bergerak dibagian kanan jalan sehingga bertabrakan dengan sepeda motor honda Supra X 125 Yang bergerak dari arah berlawanan

"Penyebab kecelakaan karena kelalaian pengendara sepeda motor yamaha mio yang bergerak mengambil jalur jalan sebelah kanan dan dalam kondisi mabuk," ujar Kasat Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti sepeda motor yang terlibat kecelakaan ini.

"Kita periksa masing-masing pihak dan mahasiswa masih dirawat di rumah sakit," tandas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai Polda NTT ini.
Tubuh Mr X Terpental Sampai Terpotong Dua Ditabrak Kereta Api

Posted by On 15.01.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Warga temukan seseorang meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan di perlintasan kereta api Jalan Baru, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.

Korban diketahui bernama Ferri Pasaribu (49) warga Komplek Permata Desa Kolam Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.

Warga yang menemukan jasad korban dengan kondisi hancur, kemudian melaporkannya ke kepala lingkungan setempat.

Sementara itu Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) Bandar Khalifah, Eko, menjelaskan bahwa pagi itu korban datang ke lokasi. Korban sengaja berdiri di pinggiran rel kereta api tanpa diketahui maksudnya.

"Tidak lama kereta api barang KLB V1/11922 dengan kecepatan tinggi dari arah Medan menuju Tebing Tinggi datang melintas. Melihat kereta api melintas, seketika korban langsung melompat masuk ke dalam rel hingga tubuhnya ditabrak kereta api dan terpental hingga terpotong dua," jelasnya.

Warga yang mengetahui adanya korban ditabrak kereta api, dengan cepat datang memadati lokasi kejadian.

Petugas Polsuska kemudian menyampaikan informasi itu ke Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama berselang, petugas unit lantas sektor Percut Sei Tuan datang ke lokasi kejadian.

Usai melakukan pendataan terhadap identitas korban dan mencari keterangan saksi di lokasi, selanjutnya jenazah pria malang itu dievakuasi ke rumah sakit.