Popular Post

Total Pengunjung

Jurnalis Binjai Minta Tindak Tegas Kasus Pemukulan Adi Palapa Harahap

Posted by On 15.10.00 with No comments

Situasi rekan jurnalis kota Binjai saat berlangsungnya demo pada senin(27/3) pagi tadi.




Harian24news,Binjai-Seluruh Awak Media yang mengatas namakan Forum Solidaritas Jurnalis Binjai Bersatu Perwakilan Binjai ,dari Media Online,TV,Cetak dan berbagai Media lainnya Meminta Kepada Pihak Berwajib  Tindak tegas Pelaku Pemukulan Terhadap Adi Palapa Harahap.

Dalam aksinya,para Insan PERS meminta kepada Kapoldasu agar menindak tegas pelaku pemukulan yang dilakukan oleh sekelompok oknum preman bayaran maupun oknum aparat tersebut .
Aksi Solidaritas Jurnalis Binjai Bersatu berlangsung hari senin (27/3/17),tepatnya dibundaran tanah lapang merdeka Kota Binjai dipimpin oleh Jainal Tanjung selaku ketua kordinator aksi.

Adapun aksi tuntutan para Aksi Solidaritas Jurnalis Binjai Bersatu yaitu tentang pemukulan yang dialami oleh jurnalis iNewsTV Kepala Biro Medan Adi Palapa Harahap,kronologis pemukulan pada hari kamis lalu (23/3/17) ,di jalan pasar 3 kelurahan Mabar hilir,kecamatan labuhan deli,kab.deli serdang,sumatra utara,pukul 21:30 Wib.datang sekelompok orang berjumlah 12 orang kerumah kontrakkan kontributor adi palapa harahap, yang di antaranya pemelik gudang ilegal endang silaen bersama kedua saudaranya juga ikut beberapa orang teman-teman terhitung jumlahnya 14 orang dan ketua penguasa lahan garapan bernama p.sitorus, mengedor pintu rumah sangat keras, lalu pintu di buka oleh istri saya bernama si eka siregar, dan saya langsung keluar dari kamar menyapa sekelompok orang untuk di persilakan masuk.

Namun, mereka tidak mau masuk, lalu saya di tarik sekelompok orang keluar teras rumah,  mereka memaki saya tidak terima pemberitaan penyerobotan tanah untuk di jual tanah dan keberadaan gudang ilegal semen di atas tanah garapan dan sekelompok orang langsung menyeret saya untuk masuk kedalam mobil,namun saya menolak sambil di seret kemobil saya teriak minta tolong, sekelompok orang yang menyeret sebanyak 4 orang melepaskan saya dan langsung memukulin  saya bertubi-tubi, istri saya melihat langsung menangis histeris.
lalu ,saya didudukkan di teras rumah oleh sekelompok orang, sitorus menanyakin saya kenapa kau beritakan aku, saya menjawab saya tidak ada beritakan abang, Karena didalam berita tidak ada sebut nama abang dan saya buat mafia tanah berinsila PS.

"kalau abang tidak terima buat bantahan, kalau abang tidak mau buat bantahan, silakan tuntut saya pencemaran nama baik, kalau ada sebut nama abang di dalam berita, lalu saya di pukul lagi sama pemilik gudang ilegal, kau ikut beritakan gudang aku,  saya menjawab uda saya bilang, kalau tidak terima dan tidak  senang buat bantahan dan seret saya ke jalur hukum saja jangan main pukul dan menyerang rumah saya, saudara pemilik gudang kembali lg pukul saya dan mereka menyeret kemobil lalu saya berteriak sama istriku minta tolong, akibat seretan mereka baju dinas mnc media yang aku pakai koyak, dan saya di dudukkan lagi dan saudara pemilik gudang menyiram saya pakai air aqua, malam itu saya di perlakukan seperti binatang, Saya di pukul kembali oleh saudara pemilik gudang dan ketua lahan garapan bernama sitorus  ikut memukul saya dibagian kepala, saya tidak tahan dipukulin lalu saya lari kedalam rumah, mereka langsung menarik saya dari dalam rumah untuk keluar akibatnya anak saya melihat kejadian ini ketakutan lari ke kamar mandi untuk sembunyi  dan istri saya menangis histeris minta ampun sambil berkata" jangan di pukulin lagi suami saya bawak saja suami saya ke jalur hukum jangan main pukul  sekelompo orang tak menghiraukan pukulan terus bertubi-tubi di bagian perut,dada,kepala dan muka ,"pungkas Adi Palapa.

Sambungnya lagi, "tetangga saya yang melihat saya dipukulin minta mohon jangan ada pemukulan lagi ,sejenak mereka berhenti memukul saya, kembali saya di dudukkan dikursi teras, sambil berbicara dengan ketua kelompok garapan sitorus , tak lama berbicara, dari belakang saya terus dipukul juga dan narasumbernya bernama sinurat yang buang badan masalah pemberitaan, mereka datangin untuk melaga saya dengan narasumber, pukulan tak berhenti terhadap saya, saya bermohon dan menyembah kepada  ketua kelompok garapan sitorus tidak memukul saya lagi ," terang korban.

salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya,melihat Sekelompok orang yang berjumlah 12 orang langsung menyerang rumah korban diduga sudah di rencanakan sebab sebagiannya orang sebelumnya ada yang berjaga-jaga di depan gang rumah kediaman korban.

Begitu juga Menurut korban , tak selang lama ia didatangin oknum polisi yang sudah dikenalnya yaitu anggota poldasu bermarga sirait bagian intelkam yang pengawas gudang ilegal semen, di berkata kepada saya, sudah hebat kau, apa perlu aku suruh mereka culik kau biar dimatikan kau sekarang, gudang itu cari makan aku, atau aku saja yg mematikan kau, biar tahu kau siapa aku, hingga terus memakinya,lalu ia menjawab, aku ngak perna beritakan abang dan ngak perna ganggu abang, biar pun aku tahu abang yg bekap gudang itu, aku mohon bang jangan ganggu aku, karena aku tidak ada ganggu abang, lalu oknum polisi itu geram ingin pukul aku.

Namun menurut korban ,begitu ambil tangannya dan mencium tangannya oknum Polisi tersebut dengan memohon ampun dengannya berkata" jangan di pukul saya bang, saya sudah tak tahan dipukul terus aku mohon bang,  polisi bermarga S  itu langsung berkata, kau harus perbaikan berita tanah garapan dan gudang itu," paparnya dengan nada kuat.

salah satunya juga ada oknum TNI,berkata sama saya " kau jangan  ganggu gudang lagi, dan kenapa kau beritakan gudang itu cari makan aku, lalu saudara pemilik gudang pukul saya kembali , aku memohon ampun dengan istriku, selesai mereka puas memukul saya , sekelompok orang langsung pulang dengan berkata kami akan kembali membunuh mu kalau kau tidak selesaika beritanya , akibat kejadian ini anak dan istri saya trouma berat a
kibat penyerangan dan pemukulan terhadap saya, "terangnya lagi.

selepas itu,ketua Solidaritas Jurnalis Binjai Bersatu Jainal Tanjung  mengatakan ,diminta kepada penegak hokum agar menindak tegas para pelaku  penganiyayaan yang di alami oleh Adi Palapa Harahap.

" Jangan lagi ada kasus -kasus serupa ,Jurnalis juga dilindungai oleh UU Nomor 40 tahun 99.kami adalah pekerja ,kami adalah Jurnalis jangan sakiti kami, "Katanya.
(TIM)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »