Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Ahmad Yani S.STP, membenarkan penemuan mayat bocah yang hanyut dua (2) hari yang lalu itu pada hari Minggu 10 September .
Dijelaskan Yani, mayat korban hanyut tersebut ditemukan di pos 3 BPBD Binjai tepatnya di bendungan Kuala Madu dengan posisi tersangkut di tumpukan sampah.
"Penemuan ini setelah kita melakukan pemantauan dan pencarian langsung selama 24 jam melalui 3 pos yang didirikan," terang Yani.
Selanjutnya itu kata Yani, mayat korban langsung dibawa ke rumah duka berdasarkan permintaan keluarga korban.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban yang bersekolah di SMPN 6 Binjai ini bersama adik dan 4 orang temannya berkunjung ke seputaran Perumahan Binara sekitar pukul 07.20 WIB.
Lalu, sekitar pukul 07.30 WIB korban bersama adiknya melompat ke sungai, sementara ke empat temannya tidak ikut melompat.
Karena tidak pandai berenang, akhirnya adik korban terbawa arus. Lantas, korban mengejar dan berusaha menyelamatkan adiknya. Naas, meski berhasil menyalamatkan adiknya, tetapi korban tenggelam dibawa derasnya arus sungai sei Bingai tersebut.
Untuk melakukan pencarian, BPBD Kota Binjai, Ahmad Yani S.STP, menurunkan 60 orang personel Penanggulangan Bencana (PB), 2 unit perahu karet dan 2 unit perahu mesin untuk mencari korban.
Bahkan, BPBD Kota Binjai mendirikan 3 titik posko pencarian, yakni posko satu di Kompleks Perumahan Binara, posko dua di seputaran Jembatan Payaroba, dan posko tiga di bawah Jembatan Sei Remban.
Selepas itu,salah satu keluarga korban yang diwakili oleh kepling lingkungan 5 Cengkeh turi Suryadi mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kota Binjai melalui BPBD Kota Binjai yang dari awal hingga diketemukannya korban.
"Dalam 2 hari ini kami warga bahkan keluarga korban bersama masyarakat kota Binjai ,masyarakat kabupaten langkat ,maupun tim BPBD kota Binjai terus berusaha mencari keberadaan korban dengan menyelami aliran sungai tahap demi tahap.syukurlah pada hari Siswa SMPN 6 Binjai ini (19/9/17) pukul 0.30 Wib.terlihat titik temunya walau dalam keadaan tidak bernyawa lagi ,dan dapat segera di evakuasi ,"Terang Suri.