Popular Post

Total Pengunjung

Saol Kasus Threesome di Bali, KPAI: Perketat Rekrutmen Guru

Posted by On 07.49.00 with No comments

digtara.com | JAKARTA – Terkait kasus hubungan seks threesome antara ibu guru honorer dan pacarnya serta mengajak siswinya di SMK Buleleng, Bali. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyayangkan terjadinya hal tersebut.

"Kami menyayangkan atas kejadian tersebut. Guru merupakan pelindung utama bagi peserta didik," kata Ketua KPAI Susanto.

Menurut Susanto, peristiwa ini menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan untuk memperketat penerimaan guru pendidik.

"Hal ini perlu menjadi pelajaran pentingnya memperketat rekrutmen pendidik agar jaminan keamanan dan kenyamanan peserta didik semakin baik," ucapnya.

Di samping itu, kata Susanto, ke depan sistem sekolah juga harus dibuat semaksimal mungkin sehingga peristiwa itu tidak terulang.

"Sistem sekolah harus terbangun untuk memastikan tidak ada potensi oknum guru melakukan tindakan tak wajar pada anak," tuturnya.

Susanto juga berharap nantinya kepada para korban bisa mendapatkan penanganan rehabilitasi dari pemerintah daerah. "Untuk layanan korban mendapat rehab secara tuntas tentu domain daerah," katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pegawai honorer Pemkab Buleleng AA PW (36) dan pacarnya yang merupakan guru honorer (SND) ditangkap polisi terkait seks threesome. Hubungan seks menyimpang ini melibatkan seorang siswi berinisial V (16) yang merupakan murid SND. Kasus ini terungkap berkat orangtua V yang melaporkannya ke Polres Buleleng.[oke]
Ini Dia Guru Bejat Ajak Siswinya Threesome dengan Pacarnya di Kos

Posted by On 07.25.00 with No comments

digtara.com | BULELENG - Seorang guru perempuan SMK di Buleleng, Bali, mengajak siswinya untuk threesome atau berhubungan badan bertiga dengan pacarnya. Hal itu terjadi karena sang pacar sering nonton video porno.

Awalnya, korban sempat menolak, namun tak berdaya hingga akhirnya disetubuhi paksa pacar dari oknum guru tersebut.

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto mengatakan, kasus ini bermula saat pelaku berinisial PTW, kekasih guru perempuan berinisial SND, mengutarakan keinginannya untuk mencoba seks threesome.

Permintaan PTW direspons baik oleh SND. Dia menyanggupi untuk mencari perempuan lain dan kemudian mengajak V (16) salah satu siswi SMK di tempatnya mengajar.

“Jadi korban ini dibawa ke kos pacar oknum guru itu. Saat bertiga dalam kamar, guru dan pacarnya ini bercumbu dengan harapan korban terangsang, namun ternyata tidak demikian. Korban menolak hingga terjadi pemaksaan,” ujar Vicky dikutip iNews, Kamis (7/11/2019).

Kasus ini terungkap setelah korban menceritakan kisah kelam yang dialaminya kepada orangtua. Tak terima, orang tua korban pun membawa persoalan tersebut ke ranah hukum dengan melaporkan kedua pelaku.

Kasus ini sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng. Polisi juga telah menyita sejumlah alat bukti seperti sprei dan pakaian pelaku serta korban. Untuk kepentingan penyelidikan, kedua pelaku ditahan di sel Mapolres Buleleng.[inews]