Popular Post

Total Pengunjung

Polisi Kembali Ringkus Seorang Jurtul Togel di Simalungun

Posted by On 00.29.00 with No comments

digtara.com | SIMALUNGUN - Jatanras Polres Simalungun berhasil kembali meringkus seorang pelaku judi jenis Kim di Huta VII Nagori Silau Malaha Kecamatan Siantar Kab.Simalungun Rabu (4/12/2019) sekira pukul 21.00 wib.

Satuan Jatanras yang mendapatkan informasi pukul 19.00 dari masyarakat bahwa disalah satu warung tuak ada terduga permainan judi jenis kim.

Atas laporan tersebut unit jatanras langsung turun melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang terduga Suk (45) warga Huta I Semangat Baris Nagori Silau Malaha Kecamatan Siantar Kab Simalungun yang sedang berkaitan dengan judi jenis kim.

Petugas melakukan interogasi terhadap pelaku dan mengakui perbuatannya, dia juga mengakui menyetor kepada bandarnya yang bernama K.O yang beralamat di Karang Anyar.

Dari tangan pelaku petugas mengamankan sejumlah barang bukti 1(satu) unit HP merek nokia warna putih yang didalamnya terdapat angka-angka tebakan judi jenis Kim Hongkong, Uang tunai sebanyak Rp 167.000(Seratus Enam Puluh Tujuh Ribu Rupiah).

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu S.I.K, M.Si melalui Kasubbag Humas Iptu Lukman Hakim Sembiring mengatakan kepada awak media bahwa benar atas penangkapan tersebut.

"Masih dalam penyelidikan dan pengembangan untuk menangkap bandarnya,"ujar Iptu Lukman Hakim.

Petugas langsung memboyong pelaku dan sejumlah barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.
Arena Judi di Cafe 77 Digerebek Petugas Gabungan

Posted by On 19.32.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Polsek Delitua bersama Polrestabes Medan dan POM TNI AD menggerebak arena perjudian di Cafe 77 di Jalan Bunga Rinte, Padang Bulan. Lokasi judi ini beromzet ratusan juta tiap malamnya.

Dalam penggerebekan tersebut, tim gabungan menyita barang bukti satu set alat kocokan dadu lengkap dengan bolanya, Uang sebanyak Rp.4.600.000 (Hasil judi tembak ikan berdasarkan catatan pada notes), tiga Lembar catatan biaya pengeluaran untuk penjaga portal, tiga buah STNK sepeda motor hasil gadai, satu buah BPKB sepeda motor hasil gadai.

Dan, delapan buah kunci sepeda motor, satu doz kartu Joker, satu buah buku catatan gadai-menggadai sepeda motor, STNK, BPKB & HP, satu buah kursi kerajaan utk master/raja pada permainan judi dadu, satu buah kotak tempat uang tong, tiga unit sepeda motor hasil gadai pemain judi yang kalah dan satu buah bong.

Selain itu petugas mengamankan 4 orang terdiri dari 2 laki-laki dan 2 wanita. Sedangkan sang pengelola, MT gagal ditangkap karena berhasil melarikan diri.

Infromasi dilapangan menyebutkan, penggerebekan yang berakhir hingga pukul 22.30 WIB ini langsung dikomandoi Satuan Sabhara Polrestabes Medan bersama unsur Polsek Delitua, POM TNI AD beserta personel lainnya.

Kapolsek Delitua, AKP Doly Nelson Nainggolan, membenarkan melakukan penggerebakan dan kini masih dalam proses pemeriksaan.
Polisi Gerebek 'Sarang' Judi Jackpot di Denai

Posted by On 07.12.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Polrestabes Medan melakukan penggerebekan di Jalan Denai, Gang Jati, Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area. Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan 13 mesin jackpot dari salah satu rumah warga.

"Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB kita melakukan penggerebekan," kata Kasat Sabhara Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar, Sabtu (9/11) siang.

Sonny menjelaskan sebanyak 13 mesin jackpot diamankan dari rumah warga bernama Paluh yang kerap dijadikan lokasi bermain judi.

"Dari adanya informasi masyarakat, kita langsung bergerak menuju rumah itu dan pada saat dilakukan penggerebekan, si pemilik rumah tidak ada di tempat," tuturnya.

Sonny menegaskan pihaknya akan terus melakukan pencarian terhadap pemilik mesin jackpot tersebut.

"Meskipun pemilik rumah tidak berada di lokasi, namun penggerebekan tetap kita lakukan dengan disaksikan Kepala Lingkungan X," jelasnya.

Menurutnya seluruh mesin judi jackpot yang diamankan sudah dibawa ke Markas Sat Sabhara Polrestabes Medan untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Semua barang bukti mesin judi jackpot kita bawa sebagai barang bukti untuk penyelidikan. Sedangkan pemilik mesin jackpot masih terus kita buru," tambahnya.