Popular Post

Total Pengunjung

Kabaharkam : Sebarkan Pesan Kedamaian di Natal dan Tahun Baru

Posted by On 10.25.00 with No comments

Digtara.com | JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis Bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kabaharkam Irjen Pol Agus Andrianto melakukan pemantauan perayaan malam natal di Gereja HKBP Slipi di Jakarta Barat dan Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Kemakmuran di Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019).

"Semuanya aman dan sesuai harapan seperti yang disampaikan pak Kapolri dan Panglima. Mari kita sebar pesan kedamaian, karena kita semuanya bersaudara dan bertanah air Indonesia," kata Kabaharkam.

Mantan Kapolda Sumut ini meminta TNI dan Polri tetap sinergi dan bersama masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif. "Pastinya pasukan gabungan akan terus berjaga hingga tahun baru. Sesuai jadwal pos pengamanan Nataru," ujarnya.

Untuk seterusnya meskipun jadwal pos Nataru selesai, papar Agus, TNI dan Polri akan terus melakukan penjagaan dalam tugas pokoknya menjaga Indonesia dan melayani serta mengayomi masyarakat.

"Indonesia aman dan kondusif, maka semuanya akan senang, ekonomi akan berjalan, pembangunan akan terlaksana dan masyarakat akan tenang," tutupnya.

 
Kapolri Pantau Keamanan Gereja dan Pastikan Perayaan Natal Berjalan Aman

Posted by On 09.27.00 with No comments

Digtara.com | JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kabaharkam Irjen Pol Agus Andrianto melakukan pemantauan keamanan di sejumlah gereja untuk memastikan perayaan malam Natal 2019 berjalan aman.

"Alhamdulillah pelaksanaan malam natal di seluruh Indonesia berjalan aman. Namun, penjagaan akan terus dilakukan hingga Tahun Baru 2020. Mari kita berdoa semuanya aman dan kondusif," kata Kapolri, Rabu (25/12/2019)

Ia menjelaskan Polri bersama TNI akan terus melakukan pengawalan hingga jadwal operasi yang telah ditentukan. Idham juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menciptakan suasana aman dan kondusif di seluruh Indonesia.

"Kita akan terus waspada terhadap aksi teror. Dan bila masyarakat ada mengetahui perencanaan aksi teror agar segera memberitahukannya kepada petugas," pinta Idham.

Hal senada disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. "Saya cek secara langsung di tiga tempat dan semuanya berjalan sesuai yang diharapkan. Artinya ibadah umat kristiani khusuk dan semuanya aman dan kondusif," ucapnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan perayaan Natal di Jakarta berjalan dengan lancar. Hadi menyebut situasi itu sesuai dengan apa yang diharapkan.

"Semua pasukan TNI yang berada di pos gabungan sudah saya sampaikan bersinergi untuk menjaga keamanan dan tetap bersikap humanis dalam memberikan pelayanan," ujarnya.

Dua gereja yang dilakukan pemantauan yakni gereja HKBP Slipi di Jakarta Barat dan gereja Katolik Bunda Hati Kudus Kemakmuran di Jakarta Pusat.
Gubsu Dikritik Karena Hadir Dengan Sepatu Kets dan Celana Casual di
Apel Operasi Lilin Toba 2019

Posted by On 03.23.00 with No comments

Digtara.com | MEDAN – Menggunakan celana casual berwarna hitam dan sepatu kets warna hitam merek Prada saat menghadiri apel gabungan Operasi Lilin Toba 2019 yang dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis di Lapangan Benteng, Medan,  Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mendapat kritik dari Ketua Fraksi PDI P DPRD Sumut Mangapul Purba.

“Seharusnya seorang Gubernur sudah menyesuaikan dengan peraturan. Kalau acara resmi ya pakaian dinas dong, kalau pakai sepatu kets ya tidak layak,” kata Mangapul Kamis (19/12/2019).

Ia menjelaskan sebaiknya Gubernur belajar dan menyesuaikan situasi, artinya unsur pimpinan di daerah itukan salah satunya Gubernur ya seharusnya memakai pakaian resmi yang sudah diatur oleh undang-undang atau peraturan lainnya.

“Jadi jangan dibiasakan yang tidak-tidak. Nanti paling tidak akan mempengaruhilah terhadap ASN lainnya,” ucap Ketua Fraksi PDI P tersebut.

Baca juga :

Panglima TNI dan Kapolri menjadi pimpinan upacara dalam gelar pasukan Operasi Lilin Toba, keduanya hadir dengan menggunakan PDL, Pangdam I BB dan Kapolda Sumut mengikuti atasan sedangkan undangan kedinasan seperti Kejaksaan, Dinas Perhubungan, Pengadilan Negeri Medan dan Basarnas hadir dengan menggunakan baju dinas masing masing dengan sepatu pantofel.

Operasi Lilin Toba 2019 melibatkan 9864 personil gabungan dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, Pramuka hingga Dinas Pekerjaan Umum dan 142 pos pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos pelayanan terpadu.

Gubernur saat dikonfirmasi mengenai sepatu, baju kemeja putih tanpa lencana dan celana casualnya berwarna hitam mengaku setelan pakaian dan sepatu tersebut bukan busana santai. “Tidak pakaian santai ini, aku setiap hari menggunakan pakaian seperti ini dan sepatu ini,” kata Edy.
Pakai Sepatu Kets dan Celana Casual, Gubsu Hadiri Apel Operasi Lilin
Toba 2019 Bersama Panglima TNI dan Kapolri

Posted by On 01.47.00 with No comments

Digtara.com | MEDAN – Ada yang berbeda dalam pelaksanaan Apel pasukan gabungan Operasi Lilin Toba 2019 wilayah Sumatera Utara yang dihadiri Kapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Lapangan Benteng, Medan, Kamis (19/12/2019)

Dimana kedua pimpinan TNI dan Polri menggunakan pakaian Dinas Lapangan (PDL) sedangkan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadir dengan menggunakan baju kemeja putih lengan panjang tanpa menggunakan lencana, topi coklat bertuliskan Edy disisi kiri topi, celana hitam model casual dan sepatu kets hitam merek Prada.

Gubernur terlihat mengikuti semua rangkaian acara dari apel bersama yang dipimpin Panglima dan Kapolri hingga pengangkatan bendera start pelepasan personil roda dua dari pasukan gabungan TNI dan Polri di depan Kodim 02/01 BS.

Saat dikonfirmasi, Gubernur mengaku ini bukan pakaian santai. “Tidak pakaian santai ini, aku setiap hari menggunakan pakaian seperti ini,” kata Edy.

Berbeda dengan pakaian yang digunakan Plt Wali Kota Medan Ahyar Nasution yang menggunakan celana safari warna hitam, sepatu pantofel dan baju kemeja putih lengan panjang lengkap dengan lencana (jengkol).

Terlihat juga Wakil Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumardi yang hadir dengan menggunakan pakaian dinas lengkap.

Operasi Lilin Toba 2019 melibatkan 9864 personil gabungan dari TNI, Polri, Pemadam Kebakaran, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, Pramuka hingga Dinas Pekerjaan Umum dan 142 pos pengamanan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan dan pos pelayanan terpadu.