Popular Post

Total Pengunjung

Tabrak Ibu Hamil, Mahasiswa Pemabuk Ini Dihajar Massa Sampai Terkapar

Posted by On 23.24.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Dua orang mahasiswa yang mabuk minuman keras dan berkendaraan dihajar massa setelah menabrak sepeda motor yang ditumpangi seorang ibu hamil.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (21/12/2019) pukul 00.30 wita di Jalan Piet A Tallo tepat nya di dekat karaoke X2 kelurahan Oesapa Selatan Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi DH 6169 AK dengan sepeda motor Yamaha Fino nomor polisi DH 2965 HW.

Sepeda motor Yamaha mio nomor polisi DH 6169 AK dikendarai Kevin Dethan (39), warga perumahan RSS Oesapa Blok A nomor 16, Kelurahan Oesapa Selatan, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Saat itu ia membonceng istrinya, Yoan Amalo (29) yang sedang hamil sembilan bulan.

Sepeda motor Yamaha Fino nomor polisi DH 2965 HW dikendarai Simporian Wedolo (19), mahasiswa yang tinggal di perumahan RSS Oesapa Kelurahan Oesapa Selatan Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Ia membonceng rekannya Amos Betty (19) mahasiswa universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang dan tinggal di dekat SMA negeri 9 Kota Kupang di Bimoku Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Simporian Wedolo saat itu mabuk berat karena pengaruh minuman keras. Ia mengalami luka lebam di mata kanan.

Polisi dari unit Laka Sat Lantas Polres Kupang Kota langsung turun ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi karena sempat terjadi keributan pasca peristiwa ini.

Polisi mengamankan barang bukti sepeda motor yang terlibat kasus ini dan membawa ke kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota untuk proses lebih lanjut.

"Atas kejadian tersebut, kasus kecelakaan lalu lintas ditangani petugas Sat Lantas Polres Kupang Kota, sedangkan dugaan penganiayaannya dilaporkan oleh pengendara sepeda motor yamaha fino nomor polisi DH 2965 HW dan keluarganya ke Polsek Kelapa Lima Polres Kupang Kota," ujar

Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH saat dikonfirmasi di kantornya, Sabtu (21/12/2019).
Ditabrak Sepedamotor, Siswa SD Terkapar Masuk RS

Posted by On 23.16.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Seorang siswa sekolah dasar yang juga pejalan kaki di kota Kupang harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Ia ditabrak sepeda motor pada Rabu (18/12/2019) malam sekitar pukul 20.30 Wita di jalan Gunung Fatuleu Gang Mekar, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Korban Mathew Guns Kristian Moneheme (9) yang juga siswa kelas III sekolah dasar dan warga Jalan Gunung Fatuleu, RT 27/RW 08, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang mengalami luka di kaki kiri dan kanan serta luka dan memar di leher bagian belakang serta korban juga pingsan.

Korban ditabrak sepeda motor jenis honda beat nomor polisi DH 4864 KD yang dikendarai Roben Koroh (15), pelajar SMP yang juga warga jalan Bintang RT 33/RW 08 Kelurahan Kelapa Lima Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Roben sendiri tidak memakai helm dan tidak mengantongi SIM karena masih merupakan anak dibawah umur.

"Pengendara sepeda motor kurang hati-hati sehingga menabrak pejalan kaki," ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH saat dikonfirmasi terkait kasus ini di kantornya, Kamis (19/12/2019).

Kecelakaan lalu lintas ini berawal dari sepeda motor beat bergerak dari arah gang Mekar hendak menuju kearah jalan Fatuleu Kelurahan Oetete Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Pengendara sepeda motor melaju dengan kecepatan kencang.

Setelah tiba di tempat kejadian perkara, pengendara sepeda motor menabrak korban pejalan kaki yang sedang bermain bersama dengan teman- temannya. Akibat dari kejadian tersebut korban yang juga pejalan kaki mengalami luka- luka dan memar di leher bagian belakang dan dirawat intensif di RSUD Prof Dr WZ Yohanes Kupang.

Aparat keamanan unit Laka sat Lantas Polres Kupang Kota sudah mengamankan barang bukti sepeda motor dan memeriksa pelaku di kantor sat Lantas Polres Kupang Kota.

"Korban masih dirawat dirumah sakit dan penyidik sudah memeriksa pelaku," tandas Kasat Lantas Polres Kupang Kota.
Kapolres: Ada 362 Kasus kecelakaan di Kota Kupang

Posted by On 05.04.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Angka kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam tahun 2019 cukup tinggi. Dalam kurun waktu periode Januari hingga akhir November 2019 tercatat ada 362 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di Kota Kupang.

Dari jumlah tersebut 137 kasus melibatkan pelajar menyebabkan lima orang meninggal dunia, 27 mengalami luka berat dan 101 orang mengalami luka ringan.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana P Tarung Binti, SIK saat bertemu ribuan siswa SMA negeri 4 Kota Kupang, Rabu (18/12/2019) mengingatkan kalau pelajar di Kota Kupang memiliki kebiasaan buruk saat berlalu lintas.

"Tidak memakai helm, berkendara dalam keadaan mabuk, penggunaan handphone saat berkendara, pengendara belum cukup umur, bonceng tiga orang dan melawan arus," papar Kapolres Kupang Kota.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di Kota Kupang menjadi keprihatinan bersama. "Saya prihatin karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas dan masalah keamanan serta ketertiban berlalu lintas," tandasnya.

Kapolres Kupang Kota meminta pengendara terutama pelajar yang sudah cukup umur agar melengkapi surat kendaraan bermotor. "Kenali karakter kendaraan anda berikut fungsi dari sistem keselamatan," ujar Kapolres Kupang Kota.

Pengendara hendaknya berkendara dengan kecepatan sesuai dengan kemampuan dan peraturan.
"Sadari batas kemampuan mengemudi anda, jangan terlalu percaya diri dengan berani mengambil resiko dan hindari situasi bahaya sedini mungkin," himbau mantan Kasubdit Gakkum Dit Polair Polda NTT.

Pelajar juga hendaknya menghindari pelanggaran lalu lintas yang dapat menyebabkan kecelakaan serta harus mematuhi seluruh aturan lalu lintas yang berlaku. "Budayakan keselamatan dijalan raya sebagai kebutuhan," tegas Kapolres Kupang Kota.

Polres Kupang Kota pun mendukung gerakan masyarakat milineal sadar aturan lalu lintas (Gemar Lantas) from zero to hero. Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang, Penggagas Gemar Lantas melakukan lomba majalah dinding di setiap SMA/SMK se Kota Kupang yang dikelola Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dengan tema kampanye stop kecelakaan lalu lintas.

Lomba video singkat yang disebarkan melalui instagram dan bagi mahasiswa bisa menulis opini tentang stop kecelakaan lalu lintas yang dipublikasikan melalui media massa.
Diduga Mabuk Berat, Pengemudi Mobil Avanza Terjun Bebas

Posted by On 21.01.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Kecelakaan lalu lintas karena kelalaian dan sikap kurang hati-hati pengendara terjadi lagi di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebuah mobil terjun bebas pada Rabu (11/12/2019) pagi sekitar pukul 05.30 Wita di Jalan Piet Tallo, Kelurahan Oesapa Selatan Kecamatan kelapa Lima Kota Kupang Kecelakaan melibatkan mobil jenis avansa warna putih nomor polisi DH 1745 DD dikendarai Erick Martinus, warga Kota Kupang.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mobil yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah. Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan kalau kasus kecelakaan lalu lintas ini berawal dari mobil avanza yang dikendarai Erick Marthinus seorang diri bergerak dari arah jembatan Liliba.

Mobil melaju dengan tujuan ke arah Kelurahan Penfui Kecamatan Maulafa Kota Kupang dengan kecepatan tinggi.

Diduga pengendara dalam keadaan mabuk dan masih mengantuk. Setibanya di tempat kejadian perkara persis di depan kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, pengendara mobil hilang kendali dan mobil pun keluar jalur.

Mobil terbang bebas ke luar jalan dan mobil pun terperosok. Setelah kejadian tersebut, pengendara kendaraan melarikan diri meninggalkan kendaraannya.

Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH yang dikonfirmasi dikantornya, Rabu (11/12/2019) mengakui kalau penyidik unit Laka Sat Lantas Polres Kupang Kota langsung ke lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Kita evakuasi kendaraan yang terlibat dan kita amankan di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota," tandas mantan Kasat Lantas Polres Manggarai Polda NTT.

Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah pihak sebagai saksi kasus ini.
Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertabrak Truk

Posted by On 21.11.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Seprianus Bukifan (29), warga RT 01/RW 01 Desa Tuapukan Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meninggal di tempat kejadian perkara setelah sepeda motor yang dikendarai menabrak dump truk.

Kecelakaan lalu lintas ini terjadi sekitar pukul 01.30 wita diatas jalan Jurusan Bolok menuju Kuanheum depan cabang masuk pelabuhan Bolok Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Kecelakaan lalu lintas terjadi antara mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ dengan sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ dikendarai Paulus Asa (36) warga Desa Hailulik Kabupaten Belu. Ikut menumpang dalam mobil dump truk Magdalena Teu (33), ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Derok Feturene Kecamatan Tasifeto Kabupaten Belu.

Sementara sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR dikendarai korban seorang diri. Kecelakaan maut ini bermula dari mobil dump truk nomor polisi L 9856 AQ yang dikemudikan Paulinus Asa dengan memuat bahan material aspal bergerak dari arah Desa Kuanheum Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Mobil dump truk tersebut hendak menuju Kota Kupang. Saat tiba dari arah Pelabuhan Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang, muncul sepeda motor honda kharisma nomor polisi DH 2946 BR yang dikendarai Seprianus Bukifan tanpa menyalakan lampu depan.

Sepeda motor secara tiba-tiba masuk kejalur utama hendak belok kanan menuju Desa Kuanheum Kecamatan Kupang Barat. Karena jarak sudah dekat maka tabrakan tidak terhindarkan dan terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Akibat dari kejadian tersebut, pengendara sepeda motor meninggal dunia saat dlm perjalanan menuju rumah sakit," ujar Kasat Lantas Polres Kupang, Iptu Ahmad Wiratna Kesumaningrat, SIK dikantornya, Selasa (3/12/2019).

Polisi dari unit Laka Sat Lantas Polres Kupang langsung ke lokasi kejadian mengamankan barang bukti mobil dump truk dan sepeda motor serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Pengendara dan penumpang dump truk sudah kita periksa dan jenasah korban diserahkan ke pihak keluarga setelah dilakukan visum," tandas mantan Kasat Lantas Flores Timur ini.
Lagi Boncengan Tiga Naik Motor Ditabrak Mobil, Satu Orang Tewas Terkapar

Posted by On 23.17.00 with No comments

digtara.com | AMBON- Sebuah kecelakaan menyebabkan La Nadi alias Landi, salah satu penumpang sepeda motor tewas di lokasi kejadian di jalan raya Kaitetu dusun Kebun Kelapa, Kecamatan Leihitu Maluku Tengah.

Informasi yang diperoleh digtara.com Senin (02/12/2019) siang menyebutkan kecelakaan maut tersebut terjadi pada Minggu sore kemarin.

Kecelakaan itu terjadi akibat tabrakan antara sepeda motor berpenumpang tiga orang dengan salah satu mobil angkutan trayek Desa Seith-Kota Ambon.

Menurut pengemudi mobil angkutan Musa Hatuina (21), saat sedang mengemudi di lokasi kejadian, tiba tiba melintas motor yang dikemudikan Adin Wali (28) dari arah belakang dan langsung menabrak mobil.

“Di tikungan itu, tiba- tiba muncul sepeda motor roda dua dari arah belakang mobil saya, mereka melaju dengan kecepatan tinggi langsung bertabrakan dengan mobil saya,“ ungkapnya

Saat kejadian tersebut, terdengan bunyi keras dan membuat warta sekitar kaget. Tabrakan tersebut mengakibatkan satu orang tewas penupang sepeda motor tewas di lokasi. Sementara dua penumpang motor dan pengemudi juga lami luka luka.

“Satu orang meninggal di lokasi, dua penumpang motor dan saya juga alami luka robek pada bagian pipi kanan,“ kata Musa Hatuina

Aparat dari Mapolsek Leihitu yang turun ke TKP dan langsung mengamankan dua kendaraan yang bertabrakan itu.

Sementara korban meninggal langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Tibang, Negeri Hitumessing, Kecamatan Leihitu. Dua korban luka kini masih dirawat di Puskesmas Hila.
Mabuk Saat Berkendaraan, Pengendara Honda CBR Dilarikan ke RS

Posted by On 20.45.00 with No comments

digtara.com | KUPANG - Tingkah warga yang mengkonsumsi minuman keras dan sedang mabuk saat berkendaraan masih dominan terjadi di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kecelakaan lalu lintas karena pengemudi dan pengendara kendaraan mabuk kembali terjadi pada Minggu (1/12/2019) malam sekitar pukul 24.00 wita.

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang tepat nya di dekat gudang Bulog NTT. Di lokasi tersebut terjadi tabrakan antara mobil pick up dengan sepeda motor.

Mobil pick up nomor polisi DH 8803 AG dikendarai Edi Purnomo (21), warga Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang. Ikut menumpang di mobil pick up, Doni Eko Cahyono (33) dan Agus Susilo (32).

Sementara sepeda motor honda CBR nomor polisi DH 6861 KG belum teridentifikasi pengendara nya karena masih mabuk hingga Senin (2/12/2019). Pria ini mengalami luka robek di kepala dan luka robek di kaki sebelah kanan.

Ia membonceng rekannya, Randy Sabaneno (22), warga Kelurahan Manutapen, Kecamatan Alak Kota Kupang. Randy Sabaneno mengalami luka robek di pelipis kanan dan bengkak di dahi. Ia pun tidak sadarkan diri.

Kasat Lantas Polres Kupang Kota, Iptu Rocky Junasmi, SIK MH yang dikonfirmasi di kantornya, Senin (2/12/2019) menguraikan kalau kecelakaan lalu lintas berawal saat mobil pick up nomor polisi DH 8803 AG bergerak dari arah Kota Kupang hendak menuju kearah Desa Bolok kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang.

Sedangkan sepeda motor honda CBR bergerak dari arah berlawanan yakni dari Desa Bolok Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang menuju ke arah Kota Kupang.

"Saat tiba di lokasi kejadian dekat gudang Bulog, karena pengendara sepeda motor melaju kencang serta dalam keadaan dipengaruhi minuman keras dan jalannya bertikungan sehingga masuk ke jalur mobil dan terjadi kecelakaan tersebut," ujar Kasat Lantas Polres Kupang Kota.

Akibat kecelakaan tersebut pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka- luka dan dirawat di rumah sakit umum Prof Dr WZ Yohanes Kupang.

"Sepeda motor pun mengalami kerusakan dan sudah diamankan di kantor Sat Lantas Polres Kupang Kota," tandasnya.

Ia menghimbau agar masyarakat Kota Kupang menghindari konsumsi minuman keras saat berkendaraan. "Hindari minum minuman keras dan taatlah berlalu lintas," tandasnya.