Medan,harian24news-Stmik Triguna Dharma Didemo oleh kelompok mahasiswa yang mengaku nilai IP kumulatifya tak cukup maupun dapat dikatakan kurang dari 3 alias Drop Out.
Adapun kelompok salah satu mahasiswa yang mengaku IP kumulatifnya tak cukup tersebut adalah Willy Hamdani (20),warga jalan jendral sudirman,lingkungan 4 ,kelurahan Sri Padang,Kecamatan Rambutan,Kota Tebing.
Willy Hamdani ,saat dikonfirmasi pada hari kamis (27/4/17) di jalan Abdul haris nasution,disela demontrasi damai berlangsung mengatakan kepada seluruh awak media bahwa dia mengaku bahwa surat "Drop Out" tersebut ditujukan kepadanya.
"memang disitu saya gagal melanjutkan biasiswa, karena IP kumulatif tidak mencapai 3,0 dan hanya 1,5 .begitu kecewanya saya terhadap pihak Yayasan Stmik Triguna Dharma, karena status mahasiswa yang seharusnya dicabut bukan beasiswanya yang dicabut. ini kok malah status mahasiswa yang dicabut oleh pihak yayasan,"terangnya Willy.
dalam tuntutan orasinyabkepada pihak Yayasan STMIK Triguna Dharma ,mahasiswa meminta tujuh kebijakan diantaranya 1.cabut cabut Sk Do willy,2.stop komersial uang aula ,3.hapuskan pungli,4.mensosialisasi tentang Ad/art maupun peraturan akademik,5.menuntut tranfortasi penyelenggaraan perekrutan dosen,6.menuntut kepropesionalan pendidik,7.mendesak pihak kampus agar mendukung sarana dan pendidikan di kampus.
Sementara itu,wakil ketua tiga (3) kemahasiswaan Drs.Ahmad Calam Ma ,membenarkan bahwa atas nama Willy Hamdani sudah kami pecat dan kami kenakan sangsi pemberhentian ( drop out ) oleh pihak kami ,dan kalau mengenai demonstrasi itu hak para mahasiswa.
"ada enam poin tuntutan yang dapat kami terangkan ,poin 2 sampai tujuh akan dipenuhi seperti pemakaian aula tidak akan dikutip lagi , Ad/art tranfaransi begitu juga alokasi keuangan ,kepropesionalan pegawai,memperbaiki sarana kampus ,tidak ada pungli sama sekali dan untuk poin 1 tentang mencabut kembalu surat keputusan DO Willy,nilanya tidak mencukupi hanya itu saja ," Terang Calam.(Tim)