Binjai,harian24news-Pada hari Jumat (28 /4/17) , Pukul 05.00 Wib. telah ditemukan seorang perempuan di Jalan Diponegoro kel Tunggu Rono yang mengaku disetubuhi oleh Dua (2) lelaki brutal yang sama sekali tak dikenalnya.
Korban Sebut saja Bunga (15) warga Jalan Bakti simpang halat,Gang Padang lawas ,Kecamatan Medan Area.dia mengaku bahwa sudah disetubuhi oleh dua pria sekaligus hingga sekitar empat jam lamanya.
Setelah kejadian tidak terpuji tersebut di ketahui oleh kedua saksi masing-masing ,Yuni (43) warga jalan diponogoro,kelurahan tunggurono,kecamatan Binjai Timur ,dan Sarida ,(25) dengan alamat yang sama. korbanpun langsung berkeluh kesah kepada saksi itu.
Adapun Kronologisnya, Pada hari Kamis (27 /4/17 ) Sekira pukul 20.00 Wib. korban di jemput oleh dua orang laki laki yang tidak dikenal dan berkata adek mau kerja terus korban jawab mau bang. terus diajak naik keatas kereta Vario,dan sampai di Jalan Gagak hitam ringrud sekira pukul 21.00 Wib. di bengkel mobil sebelah Indomaret korban dibawa kedalam kamar sambil disuruh minum Bir.
lalu kemudian, pada pukul 23.00 Wib pelaku membawa korban ke arah Binjai dan tiba di km 19 diperkirakan pukul 01.00 Wib pada hari Jumat Tanggal 28 April 2017,kedua belok ke jalan Gajah Mada kelurahan Tunggu Rono dan terus belok ke arah Jalan Pangeran Diponegoro dan didaerah kebun jagung korban diperkosa oleh Pelaku diatas kereta Satria FU,sementara itu korban tidak mengingat BK sepeda motor FU tersebut dan diperkirakan korban diperkosa oleh pelaku kurang lebih empat Jam.
setelah di perkosa korban ditinggalkan sambil mengancam akan di tembak dengan Pistol namun korban tidak ada melihat pistol lalu korban ketakutan setelah pelaku pergi baru korban berlari mencari pertolongan dan bertemu dengan kedua saksi diatas.
Pihak kepolisian Polres Binjai melalui Kasubag Humas L Tarigan,membenarkan bahwa ada korban kasus pemerkosaan yang namanya berinisial
"kasusnya sudah kami tangani dengan baik selayaknya anak kami sendiri,melihatnya saja kita sudah tak tega sebab melihat anak perempuan baru menginjakkan umur 15 tahun dapat korbanya,"sebut Tarigan.(Tim)