Popular Post

Total Pengunjung

KPU Medan Tetapkan Maskot dan Jingle Pilkada Medan 2020

Posted by On 06.06.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan telah menetapkan Maskot dan Jingle untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan Tahun 2020 mendatang.

T-Nol atau Si Balkot telah dipilih sebagai Maskot, sedangkan untuk Jingle dipilih Jingle berjudul Ayo Nyoblos. Baik Maskot maupun Jingle itu pun akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.

Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Ramadani Damanik, mengatakan, berdasarkan hasil penjurian, maskot yang dipilih adalah karya Hadi Oki Cahyadi. Sebuah karya berbentuk Balai Kota Lama Kota Medan yang diambil dengan angle sudut bangunan dan diberi nama T-Nol atau Si Balkot. Sedangkan untuk jingle, ditetapkan lagu berjudul Ayo Nyoblos karya Mahyudi ST.

“T-Nol (Si Balkot) yang berbentuk Balaikota Lama dengan angle sudut gedung karya Hadi Oki Cahyadi dan lagu Ayo Nyoblos karya Mahyudi ST telah ditetapkan sebagai maskot dan jingle Pilkada Kota Medan 2020. Penetapan tersebut berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang dipilih dari luar KPU Kota Medan,” ungkap Agussyah kepada di Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan, No 37, Senin (23/12/2019).
RENCANA PELUNCURAN

Selanjutnya KPU Kota Medan akan meluncurkan maskot dan jingle Pilkada Kota Medan 2020 secara resmi pada Februari atau awal tahun mendatang. Selain peluncuran, akan dilakukan juga karnaval untuk memperkenalkan maskot dan jingle tersebut ke warga Kota Medan.

Agussyah mengapresiasi seluruh peserta lomba desain maskot dan jingle yang ikut berpartisipasi. Tanpa mengurangi rasa hormat terhadap karya seni yang sudah didaftarkan seluruh peserta, KPU Kota Medan melalui proses penjurian yang independen akhirnya hanya bisa memilih satu maskot dan satu jingle untuk dipakai. “Semua karya seni yang sudah mendaftar bagus-bagus. Juri pun cukup kesulitan dalam pengambilan keputusan karena hanya satu yang bakal digunakan sebagai maskot dan jingle. Untuk itu kami sangat mengapresasi antusiasme seluruh peserta yang telah berpartisipasi menyukseskan Pilkada Medan 2020,” ujar Agussyah.

Sebelumnya, KPU Kota Medan telah menetapkan tiga juri lomba desain maskot dan tiga juri lomba jingle. Untuk lomba maskot, juri terdiri dari Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Budi Agustono, kartunis dan juga praktisi komunikasi Muhammad Harris Putra dan Seniman Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) Teja Purnama. Sedangkan lomba jingle, juri terdiri dari Ketua KPU Provinsi Sumatera Utara Herdensi Adnin, Bambang P. Handoko seniman etnomusikologi yang juga praktisi di bidang musik dan Ibnu Avena seorang antropolog yang juga musisi. Seluruh juri telah melakukan proses penjurian sejak akhir November 2019.
Pilkada Medan 2020, Panwascam se-Kota Medan Dilantik

Posted by On 05.58.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Sebanyak 63 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan se-Kota Medan resmi dilantik. Prosesi pelantikan berlangsung di Le Polonia Hotel, Jalan Sudirman, Kota Medan, Senin (23/12/2019).

63 orang Panwaslu Kecamatan ini dilantik langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, Payung Harahap. Nantinya mereka akan bertugas melakukan pengawasan pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Tahun 2020 mendatang.

Ketua Bawaslu Kota Medan, Payung Harahap, mengatakan ke 63 orang ini merupakan perwakilan di masing-masing kecamatan yang ada di Kota Medan. Untuk menjadi Panwas Kecamatan juga harus melalui beberapa tahapan ujian, seperti seleksi CAT dan tes wawancara dengan fokus menggali komitmen dan integritas calon.

"Mereka yang berhasil lolos di semua tahapan, hari ini diambil sumpahnya dan berkewajiban menjalankan tugasnya saat Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan 2020 mendatang", kata Ketua Bawaslu Kota Medan.

Menurut Payung Harahap, Panwas Kecamatan ini nantinya akan melakukan pengawasan pada penyelenggaraan event elektoral di tiap kecamatan di Kota Medan.

[caption id="attachment_41488" align="aligncenter" width="700"]Pilkada Medan 2020, Panwaslu Kecamatan se-Kota Medan Dilantik Prosesi Pelantikan para Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) se-Kota Medan untuk Pilkada Medan 2020. Pelantikan berlangsung di Le Polonia Hotel Medan, Senin 23 Desember 2019 (ist)[/caption]

“Tugas Panwas Kecamatan adalah mengawasi kegiatan Pemilukada tingkat kecamatan. Orang-orang terpilih ini telah melalui proses seleksi yang cukup ketat makanya sangat diharapkan kehati-hatiannya dan juga tanggung jawab akan tugasnya bisa dijalankan dengan baik,” tuturnya.
SAMBUTAN PEMKOT MEDAN

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan, Sulaiman Harahap, turut hadir dan menyaksikan pelantikan itu. Ia mengatakan Pemko Medan menyambut baik pelantikan ini dan mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh Panwaslu Kecamatan yang baru dilantik.

"Selamat atas pelantikan Panwaslu Kecamatan, selamat melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sudah tugas panwas mengawal pemilihan umum agar berjalan transparan." kata Sulaiman.

Sulaiman juga berharap nantinya pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan mendatang ini dapat berlangsung dengan lancar.

"Kita semua juga berharap, Panwaslu Kecamatan ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik, dapat pula menindak jika ada hal-hal yang tidak berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, sehingga Pemilihan Kepala Daerah 2020 mendatang menjadi pemilihan yang langsung, umum, bebas dan rahasia sesuai dengan yang kita inginkan,"ucapnya.

[AS]
Calon Perseorangan di Pilkada Medan 2020 Wajib Kantongi 104.992 Dukungan

Posted by On 06.20.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Bakal calon dari jalur perseorangan yang ingin maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Medan 2020, harus mengantongi setidaknya 104.992 dukungan dari warga Medan. Dukungan itu juga harus tersebar di 11 wilayah kecamatan dari total 21 kecamatan yang ada di Medan.

Hal itu ditegaskan Ketua KPU Medan, Agussyah R Damanik, dalam kegiatan Sosialisasi Tahapan Jadwal Pencalonan Perseorangan di Pilkada Medan 2020, di Raddison Hotel, Medan, Senin (9/12/2019).

"Untuk calon perseorangan KPU telah menetapkan sarat dukungan e- KTP 104.992 tersebar di 11 kecamatan.' ungkap Agus.

Kegiatan sosialsasi ini juga dihadiri anggota komisioner KPU Kota Medan Edy Suhartono, Rinaldi Khair, Nana Miranti dan Jefrizal. Lalu ada bakal calon perseorangan , Kesbangpolinmas, Disdukcapil , LSM pengggiat pemilu serta media.

Agusyah menjelaskan, pendaftaran pencalonan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan pada Pilkada 2020 dibuka melalui dua jalur. Yaitu jalur perseorangan dan kedua jalur partai politik.

Pendaftaran ini berdasarkan pada PKPU No 18 tahun 2018  perubahan dari PKPU No 15 tahun 2018. Serta PKPU No 3 tahun 2017 yang mengatur mengenia pencalonan kepala daerah pada pilkada 2020.

Pada sosialisasi  ini ujar Agussyah, selain menjelaskan sarat pendaftaran calon perseorangan, KPU juga akan mensosialisasikan aplikasi Silon.

"Silom ini menjadi kewajiban bagi peserta calon dalam mengimput data dukungan,"tukasnya.

Dalam pelaksanaan sosialisasi ini ada 16 tahapan yang harus dilaksanakan dan sarat dukungan dapat diserahkan pada bulan Februari 2020 dan in imerupakan yang paling sulit karena ada tata cara dan batasannya.

[AS]
Pilkada Medan 2020, Bawaslu Medan Terima 308 Berkas Pendaftaran
Panwascam

Posted by On 05.07.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, telah menerima sebanyak 308 berkas pendaftaran calon anggota Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam).  Para kandidat yang mendaftar akan diseleksi untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Derah (Pilkada) Kota Medan tahun depan.

Hal itu dikatakan Ketua Bawaslu Medan, Payung Harahap. Menurutnya 308 orang pendaftar itu terdiri dari 260 orang laki-laki dan 48 orang pendaftar perempuan.

“Saat ini kita sedang melakukan verifikasi atas berkas pendaftaran tersebut,”kata Payung, Kamis (5/12/2019).

Payung menuturkan, setelah penutupan berkas pendaftaran pada 3 Desember kemarin, pihaknya mempunyai waktu hingga 12 Desember 2019 untuk verifikasi berkas administrasi. Nantinya para peserta dapat melihat langsung nama-nama mereka yang lulus seleksi di kantor Bawaslu Medan, di kantor kecamatan maupun di media cetak dan online.

“Setelah lulus verifikasi administrasi, dilanjutkan pelaksanaan ujian CAT atau ujian secara online yang materi langsung dari Bawaslu RI. Pelaksanaan ujian nantinya dilaksanakan mulai 13 hingga 16 Desember 2019 mendatang tersebut hasilnya sudah bisa diketahui pada hari itu juga oleh para peserta,”tukasnya.

Disebutkan, ujian secara online ini merupakan yang pertama dilaksanakan setelah pelaksanan pemilu legislatif dan pemilu presiden lalu. Sehingga hasil rekrutan adalah murni, ini sekaligus menepis adanya tudingan bahwa proses perekrutan Panwascam adalah titipan.

“Setelah melewati seleksi administrasi dan ujian secara online tahap berikutnya adalah wawancara. Kemudian penetapan 63 orang untuk bertugas di Kecamatan, dimana setiap kecamatan ada tiga orang Panwascam,”tukasnya.

Masih menurutnya, dalam seleksi administrasi pihak Bawaslu juga berkordinasi dengan instansi terkait. Seperti Disdukcapil dan Disdik Kota serta Kopertis dalam membuktikan identitas maupun status pendidikan.

Dari hasil proses seleksi yang telah berjalan ada sejumlah berkas yang langsung dinyatakan gugur, ini disebabkan saat pendaftaran usianya masih dibawah 25 tahun dan bukan warga yang berdomisili di Medan sesuai dengan KK dan KTP yang dilampirkan.

[AS]
Pilkada 2020, KPU Medan Mulai Jaring Petugas PPK dan PPS

Posted by On 06.56.00 with No comments

digtara.com | MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan akan membuka pendaftaran untuk petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 21 kecamatan dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di 151 kelurahan se-Kota Medan. PPK dan PPS ini akan bertugas untuk pelaksanaan Pilkada Medan 2020.

Ketua KPU Kota Medan Agussyah R Damanik mengatakan, pendaftaran PPK akan di mulai 15 Januari 2020 mendatang.

"Pada 30 Januari 2020 kami sudah menentukan siapa saja yang layak duduk dalam PPK. Jadi 1 Februari, PPK sudah bisa bekerja," katanya.

Begitu PPK terbentuk, lanjut dia, pihaknya akan membuka pendaftaran calon PPS mulai tanggal 15 Februari sampai 14 Maret 2020.

"Begitu pemilihan PPK dan PPS, kita akan merekrut petugas KPPS mulai 21 Juni sampai 21 Agustus," terangnya.

Mengawali pendaftaran Badan Ad hoc tersebut, kata dia, KPU Medan bakal menyampaikan pengumuman serta sosialisasi dengan menyasar banyak pihak/elemen kota, meski pada PKPU 16/2019 tahapan ini jelas disebutkan.

"Targetnya banyak pihak yang berpartisipasi atau mendaftar,"tukasnya.

[AS]
KPU Ajak Media Sukseskan Pilkada Kota Medan 2020

Posted by On 03.19.00 with No comments

digtara.com | MEDAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, mengajak pekerja media untuk ikut mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan. Pilkada Medan akan dilaksanakan bersamaan dengan pelaksaanaan pilkada serentak tahun 2020 mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua KPU Kota Medan, Agussyah Ramadhani Damanik, saat pembentukan Media Center KPU Kota Medan untuk Pilkada Medan 2020, di Aula Kantor KPU Medan, Jalan Kejaksaan, Kota Medan, Senin (2/12/2019).

Menurut Agus, peran media massa menjadi bagian yang sangat penting dalam membantu suksesnya pelaksanaan Pilkada Medan 2020. Hal ini karena media massa menjadi pihak yang sangat kompeten dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.

"Media ini menjadi salah satu stakeholder yang penting bagi kami terkait jalannya Pilkada Medan 2020," kata Agus didampingi anggota KPU Medan Edi Suhartono, Zefrizal dan Rinaldi Khair.

Agus menjelaskan, persoalan informasi merupakan bagian yang sangat penting seiring berjalannya tahapan-tahapan Pilkada di Kota Medan.

"Media massa ini menjadi mitra penting untuk mengedukasi masyarakat dan juga menghempang berbagai informasi bohong atau hoaks yang sangat merugikan kita semua," ujarnya.

 
LAWAN HOAKS

Agus menceritakan pengalaman mereka beberapa waktu lalu saat KPU Medan diserang isu bohong atau hoaks. Saat itu menurutnya, mereka sangat terganggu dengan munculnya isu hoaks tersebut.

"Dan klarifikasi melalui media massa inilah yang kami harapkan dapat menghempang hoaks itu," ungkapnya.

Sementara itu Anggota KPU Medan Rinaldi Khair mengatakan dalam menjadi mitra, kalangan media massa mereka harapkan tetap independen dalam menyampaikan pemberitaan seputar tahapan Pilkada. Artinya menurut Rinaldi, media massa harus tetap berjalan pada koridor yang sesuai dengan fungsi pers.

"Kepercayaan publik kepada KPU selaku penyelenggara maupun kepada para calon kuncinya adalah transparansi dari media itu sendiri," ungkapnya

Hal yang sama disampaikan anggota KPU Medan lainnya Zefrizal. Ia yakin dengan kerjasama yang baik dari kalangan media massa, maka partisipasi masyarakat pada Pilkada Medan 2020 akan meningkat.

"Tingkat partisipasi yang sudah diraih pada Pemilu yang lalu 78 persen kami harapkan bisa dipertahankan dan kita upayakan ditingkatkan," sebutnya.

Dalam pembentukan media center tersebut Amru Lubis terpilih menjadi koordinator dan didampingi Jonris Purba selaku sekretaris pokja.

Anggota KPU Medan divisi Partisipasi masyarakat Edi Suhartono berharap terbentuknya media center ini menjadi pintu informasi Pilkada Medan 2020.

"Kami yakin media massa yang tergabung dalam media center ini merupakan media yang kompeten. Dengan demikian informasi yang disampaikan merupakan berita yang sangat mendidik," pungkasnya.

[AS]